Lion Air JT610 Jatuh

Presdir Lion Air Ungkap Kapten Bhavye Suneja: Rekan-rekan Pilot Contohlah Beliau

Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait, membeberkan sosok pilot Bhavye Suneja.

Presdir Lion Air Ungkap Kapten Bhavye Suneja: Rekan-rekan Pilot Contohlah Beliau
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Presdir Lion Air Grup Edward Sirait menghadiri kremasi jenaza kapten Bhavye Suneja di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait, membeberkan sosok pilot Bhavye Suneja.

Jenazah kapten Bhavte Suneja berhasil teridentifikasi DVI Polri pada Jumat (23/11/2018).

Edward mengatakan pilot berkewarganegaraan India itu adalah sosok disiplin dalam bekerja.

Sebelum tewas dalam pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh pada 29 Oktober 2018 lalu, Bhavye Suneja tak pernah memiliki catatan buruk.

Menurut dia, pilot yang telah menjabat sebagai kapten di pesawat Lion Air empat tahun itu adalah orang yang sangat tepat waktu.

"Bhavye ini memang baik, tidak ada catatan-catatan yang jelek. Dia sangat disiplin dalam bekerja, contohnya misalnya ketika terbang jam 6 pagi, beliau sudah ada di dalam pesawat jam setengah 5," kata Edward selesai menghadiri kremasi jenazah Bhavye di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (24/11/2018).

Edward mengatakan Bhavye Suneja menjalani pekerjaannya penuh hasrat. Ia mengharapkan seluruh rekan pilot lainnya mencontoh Bhavye.

"Beliau adalah orang yang bekerja dengan senang hati, kami kehilangan sahabat, teman, seorang yang profesional. Walaupun beliau bukan warga negara Indonesia tapi beliau sangat merasa Indonesia, dan beliau bertanggung jawab," kata Edward.

"Kami ingin menyampaikan kepada rekan-rekan beliau, contohlah. Beliau buktikan itu sampai dengan terakhir beliau terbang. Mudah-mudahan almarhum diterima dengan baik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini," imbuh dia.

Bhavye telah bergabung sebagai pilot Lion Air sejak 2011.

Ia tewas dalam kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 pada 29 Oktober 2018 lalu.

Pesawat tujuan Jakarta-Pangkalpinang yang dipilotinya jatuh di perairan Tanjung Karawang beberapa saat setelah lepas landas.

Operasi identifikasi korban Lion Air PK-LQP oleh DVI Polri sudah berakhir kemarin. Dari keseluruhan 189 korban, yang berhasil diidentifikasi sebanyak 125 orang.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved