Lion Air JT610 Jatuh

Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Sambangi Tanjung Pakis, Pastikan Evakuasi Kembali Berlangsung

Managing Director of Lion Air Group, Captain Daniel Putut Kuncoro juga ikut mendampingi keluarga korban.

Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Sambangi Tanjung Pakis, Pastikan Evakuasi Kembali Berlangsung
ISTIMEWA
Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP mendatangi mendatangi perairan Tanjung Pakis, Karawang untuk memastikan proses evakuasi masih berlangsung, Minggu (25/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jenazahnya belum teridentifikasi, hari ini mendatangi perairan Tanjung Pakis, Karawang untuk memastikan proses evakuasi masih berlangsung.

Hal itu dibenarkan oleh Anton Sahadi, seorang perwakilan keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang ikut langsung mendatangi perairan Tanjung Pakis, Karawang.

"Iya benar. Kami keluarga penumpang (yang ikut) 7 (orang). Ditambah 3 keluarga awak kabin (pesawat Lion Air PK-LQP)," ujar Anton Sahadi saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (25/11/2018).

Anton Sahadi mengatakan, dalam kunjungannya hari ini ke lokasi evakuasi di perairan Tanjung Pakis, turut menemani beberapa staf dari Kementerian Perhubungan dan Lion Air Group.

Managing Director of Lion Air Group, Captain Daniel Putut Kuncoro juga ikut mendampingi keluarga korban yang ingin memastikan proses evakusi yang kembali dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

"Dari Lion Air, Kementerian Perhubungan. Dari Kementerian Perhubungan ada 4 orang (yang mendampingi)," ujar Anton Sahadi.

Anton Sahadi, sebagai salah satu perwakilan keluarga korban pun berharap, dengan adanya proses evakuasi ini, jenazah dapat segera ditemukan dan diidentifikasi.

"Harapan kami semua, penumpang dan awak pesawat bisa dievakuasi dan diidentifikasi," ujar Anton Sahadi.

Perlu diketahui, proses identifikasi jenazah penumpang Lion Air JT 610 resmi ditutup pada Jumat (23/11/2018). Kendati demikian, dari total 189 orang, masih ada 64 yang belum diketahui nasibnya.

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengatakan, bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, agar proses evakuasi dilanjutkan kembali.

"Kami akan minta Kabasarnas untuk melakukan pencarian dan kami akan sampaikan siang ini," ujar Daniel Putut di RS Polri, Jumat (23/11/2018).

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved