Pengembang Properti di Bekasi Harus Bantu Pemerintah Bangun Transportasi Publik

Kota Bekasi dalam waktu dekat segera mengoperasikan angkutan umum bernama Trans Patriot

Pengembang Properti di Bekasi Harus Bantu Pemerintah Bangun Transportasi Publik
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Ketua Dewan Transportasi Kota (DTK) Bekasi Harun Al Rasyid 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kota Bekasi dalam waktu dekat segera mengoperasikan angkutan umum bernama Trans Patriot. Dewan Transportasi Kota (DTK) Bekasi menilai, kawasan pengembang properti di Bekasi harus turut andil bantu pemerintah mengembangkan transportasi publik.

Ketua DTK Bekasi Harun Al Rasyid mengatakan, pemerintah perlu memaksa kawasan pengembang menjalankan aturan kompensasi terkait sarana transportasi publik.

Menurut dia, keberadaan kawasan pengembang sejauh ini diniali hanya memikirkan pengembangan kawasannya saja. Sekalipun ada kompensasi, itu pun bersifat infrastruktur seperti pembangunan jalan.

Namun kompensasi pembangunan jalan saja tidak cukup, setiap pengembang harus memkirikan bagaimana mobilisasi kawasan sekitar dan akses koneksi antarwilayah.

"Jadi salah satunya adalah menjalankan program transportasi publik berbentuk bus, harus dipaksa kepada pengembang untuk memikirkan transportasinya, jangan hanya memikirkan pengembangannya di kawasannya saja," kata Harun Al Rasyid, Minggu, (25/11/2018).

Dia mencontohkan, kawasan pengembangan Grand Kemala Lagoon di Jalan KH Noer Ali Bekasi. Di sana nantinya akan dibangun puluhan tower apartemen dan pusat perbelanjaan, jika seluruhnya sudah beroperasi akan timbul titik keramaian baru.

"Akan ada ribuan orang di sana (Grand Kenala Lagoon), akan ada ribuan kendaraan, nanti akses keluarnya gimana?, memang belum lama ini akses jalan ke Pekayon dibuka melalui Grand Kemala Lagoon, tapi itu saja tidak cukup, harus dipikirkan juga sarana transportasinya," jelas dia.

Kondisi yang parah telah terjadi di Kawasan perumahan Kemang Pratama Bekasi. Menurut Harun, butuh waktu 30 sampai 45 menit untuk keluar dari kawasan Kemang karena padatnya arus lalu lintas.

Tiket Trans Patriot Menggunakan Sistem Nontunai: Selama Sepekan Gratis Saat Masa Uji Coba

Imbas Mangkrak Hampir Satu Tahun, Kondisi Halte Trans Patriot Satu Hari Jelang Beroperasi Rusak

Segera Beroperasi, Tarif Trans Patriot Belum Ditetapkan

"Jadi bus itu adalah salah satu alternatif, anda kalau tinggal di kemang butuh waktu 30-45 menit," jelas dia.

Trans Patriot dipastikan mulai beroperasi sekaligus uji coba besok, Senin (26/11/2018). Transportasi massal itu akan melayani trayek Terminal Bekasi tujuan Harapan Indah dan Harapan Indah tujuan Terminal Bekasi.

Terdapat dua rute dengan 21 halte atau titik pemberhentian yang akan dilintasi, rute pertama Terminal Bekasi tujuan Harapan berjarak 14,7 km sedangkan Harapan Indah menuju Terminal Bekasi berjarak 9,6 km.

"Pertanyaannya apakah rutenya ini sesuai gak dengan pola pergerakan orangnya, kalau di Singapur ketikan membangun sebuah kawasan itu mereka membangun kawasan di sekitarnya, kalau di kitakan enggak," pungkas Harun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved