Henry Oka Harapkan PB Perbakin Bikin Program Khusus Peningkatan Prestasi

Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 30 November–2 Desember 2018 di Jakarta.

Henry Oka Harapkan PB Perbakin Bikin Program Khusus Peningkatan Prestasi
Tribunnews.com/Abdul Majid
Komisi Perwasitan Perbakin, Henry Oka saat ditemui di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA. COM, JAKARTA – Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 30 November–2 Desember 2018 di Jakarta.

Komisi Perwasitan Perbakin, Henry Oka pun berharap agar PB Perbakin yang baru nanti bisa membuat program khusus peningkatan prestasi bagi para penembak Indonesia.

Henry pun optimistis, penembak Indonesia bisa bicara banyak setidaknya di ajang SEA Games 2019. Namun, ia menambahkan hal itu juga harus disokong dengan persiapan-persiapan khusus.

“Kalau untuk kita targetkan, meraih medali sebanyak-banyaknya tapi tetap perlu dukungan banyak hal, kita juga berharap ada try out – try out kedepan,” kata Henry yang menjawab pertanyaan target di SEA Games 2019.

“Dan semoga nanti dikepengurusan yang baru di Munas ini ada strategi atau program jangka panjang lainnya untuk peningkatan prestasi atlet tersebut,” sambungnya.

Kepercayaan diri Henry dengan kualiatas para penembak Indonesia terlihat dengan adanya empat pemecahan rekor nasional dalam kejurnas menembak 2018.

Selain itu, Henry juga berharap di 2019 nanti akan banyak kejuaraan-kejuaraan dengan menggunakan sistem MQS (minimum qualification score) – kualifikasi PON 2020 Papua.

PB Perbakin Dukung Arahan Menpora Soal Pengunaan Atlet Lapis Kedua di SEA Games 2019

Bukan Anggota Perbakin, Dua Tersangka Kasus Peluru Nyasar Pinjam Senjata dari AG

“Dari hasil skor, ada empat pemecahan rekor di 10 meter terpecahkan di kejuaraan ini. Dari situ kita bisa mengukur bahwa prestasi kita cukup ada peningkatan dan terbukti dari animo peserta di nomor youth dan ada pesertanya yang paling muda umur 12 tahun sudah ikut kejuaraan ini. Jadi kita lihat pembinaan atlet muda di daerah-daerah sudah berjalan dan pemasaran olahraga ini juga sudah mulai berjalan,” ujar Henry.

“Untuk PON 2020 kita baru menyebar MQS di tiga ajang Pra PON, ini adalah Pra PON yang keempat. Dan diharapkan dikepengurusan yang baru, Kalender Perbakin itu juga sudah fix dari awal dan 2019 nanti tetap ada kejuaraan nasional untuk perebutan MQS PON tersebut,” pungkasnya. (Tribunnews.com/Abdul Majid)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved