Lion Air JT610 Jatuh

Bantah Pernyataan Hotman Paris, Humas Lion Air: Keluarga Korban Berhak Menggugat

Pihak Lion Air mengatakan keluarga korban kecelakaan Lion Air PK-LQP berhak melakukan gugatan terhadap pihak manapun terkait kecelakaan itu.

Bantah Pernyataan Hotman Paris, Humas Lion Air: Keluarga Korban Berhak Menggugat
ISTIMEWA
Pesawat Lion Air Boeing 737 MAX 8, registrasi PK-LQP dengan kapasitas 180 kursi kelas ekonomi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Pihak Lion Air mengatakan keluarga korban kecelakaan Lion Air PK-LQP berhak melakukan gugatan terhadap pihak manapun terkait kecelakaan itu.

Public Relation Officer Lion Air, Ramaditya Handoko mengatakan pihaknya tak pernah melarang keluarga korban mengajukan gugatan.

"Kalau itu haknya mereka. Kalau mereka mau melakukan apa nantinya nggak masalah, kita nggak ada imbauan atau aturan. Kita nggak ada ngomong kata nggak boleh," kata Ramaditya ketika dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (29/11/2018).

Ramaditya menuturkan Lion Air sudah melakukan kewajiban mereka sesuai Permenhub nomor 77 tahun 2011 memberi santunan kepada keluarga korban.

Dalam peraturan itu, tertulis bahwa maskapai wajib memberikan ganti rugi sebesar Rp 1,25 miliar terhadap ahli waris penumpang yang meninggal dunia.

Ramaditya mengatakan, apabila ke depannya keluarga korban merasa ada masalah lain yang perlu dikomunikasikan, Lion Air pasti bersedia.

"Maksudnya kalau ke depannya ada apalagi coba nanti dikomunikasikan, yang penting kita memberikan haknya mereka sesuai dengan peraturan," kata dia.

Ramaditya menambahkan, sejak kemarin, sudah sembilan keluarga korban yang sudah mendapatkan santunan. Adapun santunan ditambah menjadi sebesar Rp 1,3 miliar.

"Sudah mulai diberikan kemarin. Settlement sudah ada 9 orang, kita ngasihnya jadi Rp 1,3 miliar. (9 orang) sudah tandatangan, sudah release and discharge," kata Ramaditya.

Lion Air PK-LQP: Hotman Paris Ungkap Ancaman Terhadap Keluarga Korban dan Perlawanan Balik Lion Air

Keluarga Korban Lion Air PK LQP Klaim Terima Ancaman, Hotman Paris Gandeng Pengacara AS

Sebelumnya, pengacara Hotman Paris menyebut ada oknum yang mengedarkan surat edaran kepada keluarga korban kecelakaan Lion Air PK-LQP untuk tidak menggugat perusahaan maskapai itu.

Kabar tersebut Hotman Paris dapatkan dari keluarga korban, terutama setelah mereka dijanjikan santunan sebesar Rp 1,25 miliar oleh pihak Lion Air.

Menurut Hotman Paris, dalam surat itu keluarga korban dilarang menggugat pihak Lion Air apabila sudah mendapat uang santunan.

"Jadi saat ini ada masalah, karena ada dugaan oknum-oknum dari perusahan penerbangan mengedarkan surat kepada keluarga yang isinya jika anda menerima konpensasi Rp 1,25 miliar sesuai aturan Kementerian Perhubungan maka kalian tidak boleh lagi menguggat di mana pun," kata Hotman Paris.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved