Hingga Saat Ini, Belum Ada Pembangunan TPS PKL di Pasar Blok G Tanah Abang

Menjelang akhir November 2018, belum terlihat pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) bagi PKL di Pasar Blok G, Tanah Abang.

Hingga Saat Ini, Belum Ada Pembangunan TPS PKL di Pasar Blok G Tanah Abang
TribunJakarta.com/Leo Permana
Suasana di Pasar Blok G, Tanah Abang, Kamis (29/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Menjelang akhir November 2018, belum terlihat pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) bagi PKL di Pasar Blok G, Tanah Abang.

Adapun pembangunan TPS itu dilakukan untuk menampung PKL saat Pasar Blok G direvitalisasi.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Kamis (29/11/2018) kondisi dan aktifitas di pasar masih berjalan normal.

Area parkir yang direncanakan akan menjadi lokasi TPS, masih dipenuhi kendaraan roda dua yang parkir.

Direktur Usaha dan Pengembangan PD Pasar Jaya, Anugrah Esa menjelaskan belum dibangunnya TPS karena pihaknya belum mengantongi izin KLB (Koefisien Lantai Bangunan).

"Itu lagi nunggu izinnya belum selesai, kan kita ada perizinan KLBnya," katanya saat ditemui di Tanah Abang, Selasa (27/11/2018).

Ia pun menyampaikan bila pihaknya sudah melakukan sosialisasi pada PKL.

Dana KJP Sebagian Sudah Turun, 3 RPTRA Tunggu Jadwal dari Pemprov untuk Gelar Pangan Murah

Hujan Lebat, Perumahan TNI AL Jatibening Bekasi Banjir Setinggi 40 Cm

Selain itu juga memastikan bila lokasi TPS nantinya di area parkir Pasar Blok G.

"Itu (TPS) blok G sebentar lagi dah, itu perizinannya rencana TPSnya nanti di depan (depan pasar Blok G) di area parkir kita," ujarnya.

"Untuk sosialisasi sudah dilakukan merata ke PKL, tinggal izin teknisnya saja," lanjut dia.

Sebelumnya diinfokan TPS PKL Blok G direncakan akan dibangun akhir Oktober 2018.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin pada TribunJakarta.com.

"Jadi ini kalau masalah Blok G Tanah Abang, itu kan kita bulan ini TPS dimulai," jelas Arief kepada TribunJakarta.com, Kamis (18/10/2018).

"Jadi TPS dibangun dulu, setelah TPS dibangun itu baru pedagangnya pindah. Setelah pedagangnya pindah itu bangunan lamanya dihancurkan dibangun baru," lanjut dia.

Penulis: Leo Permana
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved