Lion Air JT610 Jatuh

Hotman Paris Bawa Pengacara Asal Amerika Siap Dampingi Korban Lion Air PK-LQP Tuntut Boeing

Hotman Paris mendatangkan pengacara Manuel von Ribbeck dari firma hukum Ribbeck Law Chartered asal Chicago, bantu keluarga gugat Boeing

Hotman Paris Bawa Pengacara Asal Amerika Siap Dampingi Korban Lion Air PK-LQP Tuntut Boeing
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pengacara Hotman Paris Hutapea memperkenalkan dua pengacara Amerika Serikat di Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (29/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangkan pengacara Manuel von Ribbeck dari firma hukum Ribbeck Law Chartered asal Chicago, Amerika Serikat, untuk membantu keluarga korban menggugat pihak Boeing terkait kecelakaan Lion Air PK-LQP.

Hotman Paris mengatakan keluarga korban tidak perlu merogoh kocek sepeser pun untuk mendapatkan bantuan hukum ini.

Namun, nantinya ada syarat-syarat yang akan dibicarakan kepada keluarga korban apabila mereka menerima tawaran Hotman Paris menggugat pihak Boeing.

"Bagi keluarga yang mau menggugat pihak Boeing di Amerika, mereka siap mewakili, dan keluarga korban di Indonesia tidak harus membayar apapun. Nanti kalau ada dapat ganti rugi atau apapun, baru mereka akan dapat imbalannya untuk mengganti biaya. Nanti mengenai syarat-syaratnya kami akan bicara langsung oleh keluarga korban," kata Hotman Paris di Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (29/11/2018).

Menurut Hotman Paris sudah ada satu keluarga penumpang atas nama dr Rio Nanda Pratama yang gugatannya sudah berjalan untuk menuntut Boeing. Keluarga korban itu menggunakan jasa Martin von Ribbeck dan sidang pertama di AS dijadwalkan pada Januari 2019.

"Dia sebenarnya sudah memulai satu gugatan di Amerika, jadi sudah mulai kasusnya. dr. Rio Nanda Pratama dia sudah gugat Boeing, kasus sudah satu berjalan," kata Hotman.

Saat ini, lanjut Hotman, sudah ada enam orang keluarga korban lainnya yang siap melayangkan gugatan kepada perusahaan manufaktur pesawat asal Amerika itu.

Hotman Paris Ajak Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Gugat Boeing di Amerika Serikat

KNKT Sebut Pesawat PK-LQP Tak Laik, Lion Air Bantah dan Akan Ambil Jalur Hukum Bila Diperlukan

KNKT: Lion Air Sebut Pramugari PK-LQP Berjumlah 5 Orang Ternyata 6 Orang

Manuel von Ribbeck mengatakan, gugatan akan mengarah kepada ganti rugi yang lebih besar dari pihak Boeing. Menurutnya, uang ganti rugi dari pihak Boeing bisa mencapai nominal 5-10 juta dolar AS apabila pihaknya menang di pengadilan.

Dia menyebut, dugaan kegagalan pihak Boeing mengingatkan pilot apabila terjadi malfungsi di udara dan dugaan cacat produksi pesawat bisa menjadi alat bukti kuat dalam persidangan.

"Boeing gagal mengingatkan pilot, kemungkinan lalai mengingatkan dan juga ada dugaan kegagalan desain atau cacat produksi," kata Manuel.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved