Korban Perampokan Sadis, Cerita Yulianto Berniat Kembali Jadi Sopir Taksi Online

Yulianto (54), korban perampokan sadis berniat kembali menjadi sopir taksi online.

Korban Perampokan Sadis, Cerita Yulianto Berniat Kembali Jadi Sopir Taksi Online
TribunJakarta.com/ Jaisy Rahman Tohir
Yulianto, sopir taksi online yang menjadi korban perampokan sadis, di Mapolres Tangsel, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Yulianto (54), korban perampokan sadis berniat kembali menjadi sopir taksi online.

Meskipun, ia mendapatkan peringatan dari keluarganya.

Yulianto sempat menghadiri rilis perampokan dan penganiayaan terhadap dirinya di Polres Tangerang Selatan.

Tangan Yulianto masih terbungkus perban akibat sobek terkena sabetan benda tajam para pelaku.

Yulianto mengatakan sedang dalam pemulihan.

Namun ia berniat kembali menjadi sopir taksi online setelah sembuh.

"Kemungkinan saya akan selama pemulihan, akan libur ya. Nanti kita pikirkan lagi," ujar Yulianto.

Kekhawatiran muncul dari pihak keluarga, mengingat peristiwa perampokan terjadi di malam hari.

Yulianto diingatkan soal waktu kerja.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved