Reuni 212

Akui Rela Meninggal Demi Menjaga Bangsa Tetap Penuh Keberkahan, Begini Penjelasan Aa Gym

Aa Gym bicara di Indonesia Lawyers Club (ILC) bilang rela mati demi menjaga bangsa tetap penuh keberkahan, begini penjelasannya.

Akui Rela Meninggal Demi Menjaga Bangsa Tetap Penuh Keberkahan, Begini Penjelasan Aa Gym
Tribunnews.com
Aa Gym 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tokoh agama Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengaku rela mati demi menjaga bangsa tetap penuh keberkahan ketika berbicara di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne, Selasa (4/12/2018) malam.

Di awal perbincangan,  Aa Gym mengajak semua hadirin di ILC untuk tetap tenang dan saling menghormati meski memiliki pandangan yang berbeda.

Aa Gym turut berterima kasih pada peserta, panitia, aparat keamanan, hingga pemerintah terkait Reuni 212.

"Terima kasih sudah berbuat keras, sesuatu untuk negeri ini, walaupun ada yang sependapat dan tidak sependapat," beber Aa Gym

Menurut Aa Gym, 212 merupakan aset bangsa.

"Bagi saya, 212 ini menurut saya adalah aset bangsa, ini adalah karunia Allah bagi siapapun yang ingin yang ingin mendapatkan hikmah dari kejadian ini," jelas Aa Gym

"Memang sudut pandang bisa berbeda, tapi kalau pakai hati yang jernih dengan rasa persaudaraan, kita bisa mendapatkan banyak hal."

Aa Gym mengatakan jika dirinya tidak hadir dalam acara Reuni Akbar 212 di Monas.

"Saya tidak hadir karena di pesantren pas sedang milad ke-28, acara yang cukup besar di Bandung, sehingga lebih objektif bisa melihat dari luar dan yang datang ke sana adalah istri," kata Aa Gym.

Ia meminta istrinya yang merupakan seorang antropolog untuk melihat secara objektif acara tersebut.

Adu Mulut dengan Rocky Gerung Soal Reuni 212, Boni Hargens Soroti Kekuasaan Era Orde Baru

Sebut Reuni Akbar 212 Sebagai Aset Bangsa, Aa Gym Usulkan Ahok Diundang Tahun Depan

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved