Bermula Saling Ejek di Media Sosial, Pelajar di Bekasi Duel Hingga Berujung Pembacokan

Peristiwa bermula ketika korban dan empat orang pelaku diketahui saling ejek di media sosial.

Bermula Saling Ejek di Media Sosial, Pelajar di Bekasi Duel Hingga Berujung Pembacokan
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolsek Medan Satria Kompol I Made Suweta (tengah) saat menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan pelajar di Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Polsek Medan Satria meringkus empat orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial DR (14), OF (15), G (14) dan M (14).

Keempatnya diringkus lantaran membacok pelajar lainnya berinisial OCN (14).

Kapolsek Medan Satria Kompol I Made Suweta mengatakan, kejadian terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2018. Peristiwa bermula ketika korban dan empat orang pelaku diketahui saling ejek di media sosial.

Kemudian, salah satu pelaku OF merasa kesal hingga mengajak korban bertemu disuatu tempat untuk berduel. Saat bertemu, korban hanya datang seorang diri dan pelaku datang secara bekelompok.

"Pelaku OF dia saling ejek dengan korban melalui pesan di media sosial, karena kesal dia akhirnya minta korban datang untuk adu kekuatan, karena dia (korban) datang seorang diri sementara pelaku ada empat orang, terjadi pengeroyokan hingga berujung pembacokan," kata Made di Polsek Medan Satria, Kota Bekasi, Rabu, (5/12/2018).

Made melanjutkan, korban sempat melakukan perlawanan saat duel satu lawan satu menggunakan tangan kosong, namun ketika sudah merasa kalah dan berusaha melarikan diri, keempat pelaku justru mengejar korban.

"Korban dikeroyok menggunakan gesper dan senjata tajam jenis parang dan golok, pelaku memang menyiapakan barang-barang itu," kata Made.

Akibat kejadian itu, korban terpaksa mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat usai menderita luka bacok pada bagian punggung dan pinggang.

"Korban mendapatkan tiga luka sabetan senjata tajam pada bagian punggung dan pinggang, sempat dirawat intensif tapi kondisinya saat ini mulai mambaik," jelas dia.

Analisis Rochy Putiray Mengusik, Anies Kasih Restu dan Minta Persija Jakarta Ngotot Cetak Sejarah

Warga Setuju Jika Waduk H Dogol Dijadikan sebagai Objek Wisata

Adapun keempat pelaku diringkus di tempat persembunyiannya yang juga menjadi tempat base camp. "Keempat pelaku ditangkap di tempat tongkrongannya berbentuk gubuk. Disana juga ditemukan berbagai jenis senjata tajam," paparnya.

Polsek Medan Satria selanjutnya bakal melakukan kordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi terkait kasus tindak kekerasan yang dilakukan keempat pelajar SMP.

Sementara, keempat dikenakan pasal Pasal 170 Ayat 2 KUHPidana Tentang Tindak Pidana Pengeroyokan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved