Menteri PUPR Ungkapkan Presiden Kurang Bergairah Meresmikan Tol yang Digarap BUMN

"Presiden mau resmikan tol, ini siapa ini, BUMN, kurang bergairah sebetulnya," kata Basuki

Menteri PUPR Ungkapkan Presiden Kurang Bergairah Meresmikan Tol yang Digarap BUMN
Istimewa
Gerbang Tol Cikarang Utara akses kendaraan peti kemas menuju Cikarang Dry Port dari Tanjung Priok melalui Jalan Tol Jakarta Cikampek. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Porsi perusahaan BUMN dalam menggarap proyek jalan tol dinilai terlalu banyak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun disebut kurang bergairah, bila setiap waktu harus meresmikan tol yang digarap perusahaan pelat merah itu.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pemerintah selama ini terus mendorong agar sektor swasta memiliki andil yang lebih besar di bisnis jalan tol.

Hal ini untuk menimbulkan persaingan yang lebih sehat dalam bisnis jasa jalan bebas hambatan.

"Presiden mau resmikan tol, ini siapa ini, BUMN, kurang bergairah sebetulnya," kata Basuki Hadimuljono saat mengukuhkan pengurus Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) di Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (5/12/2018).

Namun begitu, Basuki tak menampik bila menjalankan bisnis jalan tol memerlukan perencanaan matang. Sebab, dari informasi yang ia terima dari Ketua Umum ATI Desi Arryani, umumnya pengelola jalan tol akan rugi 10 tahun pertama sejak beroperasi.

Orang Tua Remaja yang Masuk ke Jalan Tol Tak Tahu Anaknya Pakai Motor ke Jalan Raya

Hektaran Tanah Kena Gusur, Kini Rumah Mat Solar Mepet Jalan Tol

Hal itu terjadi karena adanya kewajiban pengembalian bunga yang harus dilakukan pengelola kepada bank yang meminjamkan dana pembangunan.

"Karena itu, private sector ini harus tangguh," sebut Basuki. (Dani Prabowo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Basuki Sebut Presiden Kurang Bergairah Resmikan Tol BUMN

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved