Peminjaman Jagung untuk Pakan Ternak ke Swasta Dinilai Bisnis yang Wajar

Kementerian Pertanian berencana melakukan proses peminjaman jagung ke swasta untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional

Peminjaman Jagung untuk Pakan Ternak ke Swasta Dinilai Bisnis yang Wajar
ISTIMEWA
Jagung 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof DR Yunus Musa mengatakan, keinginan Kementerian Pertanian untuk melakukan proses kerja sama meminjam jagung ke swasta guna memenuhi pakan ternak skala nasional merupakan hal yang wajar.

Yunus menilai, proses kerja sama peminjaman jagung antara Kementerian Pertanian dan swasta itu lebih ke makna kolaborasi. Apalagi, ucap Yunus, swasta mempunyai andil yang besar terhadap pengembangan sistem bisnis pertanian.

"Namun, petani individu maupun kelompok itu perlu diberikan peran sebagai swasta. Kalau swasta itu menurut saya petani Indonesia maka perlu didukung," ujar Yunus, Rabu (5/12/2018).

Yunus menjelaskan, ketika nanti dilakukan proses kerja sama peminjaman jagung antara Kementerian Pertanian dengan swasta, maka setiap perusahaan di daerah perlu juga diberikan peran.

Peranan yang dapat dilakukan, ucap Yunus, misalnya berbentuk sebagai pendamping serta pembina teknologi, mendokumentasikan kerja sama agar pihak terlibat patuh aturan dan ikut meningkatkan kepercayaan petani jagung untuk serius menggeluti bisnis.

"Sebaiknya kita melihat secara obyektif bahwa jagung memang bahan pakan ternak. Kekosongan bahan pakan akan berdampak kepada produksi ternak," kata Yunus.

Yunus mengimbau, agar ketika terjadi proses peminjaman jagung antara Kementerian Pertanian dan swasta maka harus saling menjaga kepercayaan agar tidak terjadi kegagalan.

Evakuasi Korban Hanyut, Petugas Malah Temukan Benda Ini, Sutopo Purwo Nugroho: Crazy Rich di Sungai

"Ini sebenarnya masalah lama sejak dari dulu yang menyebabkan banyak kegagalan (proses bisnis peminjaman jagung). Penyebab gagalnya banyak," ujar Yunus.

Yunus menuturkan, melalui kepercayaan yang dijaga dalam bisnis peminjaman jagung untuk pakan ternak, akan mencegah terjadinya impor sebab ketersediaan komoditas secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian berencana melakukan proses peminjaman jagung ke swasta untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional.

Peminjaman jagung dilakukan berdasarkan skema bisnis saling menguntungkan serta tidak memaksa. Peminjaman jagung ke swasta diharapkan dapat memenuhi pakan ternak petani mandiri.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved