Reuni 212

Sebut Akar Reuni 212 Karena Ketidakadlian, Fadli Zon Didebat Kubu Jokowi, Aa Gym: Malu Sama Rakyat!

Fadli Zon sebut gerakan 212 berawal dari berbagai masalah seperti ketimpangan dan ketidakadilan. Ia didebat oleh kubu Jokowi. Aa Gym pun bereaksi.

Sebut Akar Reuni 212 Karena Ketidakadlian, Fadli Zon Didebat Kubu Jokowi, Aa Gym: Malu Sama Rakyat!
Istimewa/Tangkapan layar YouTube Indonesia Lawyer Club dan Trans 7
Kiri-kanan: Fadli Zon, Aa Gym, Irma Suryani 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon buka-bukaan soal acara reuni akbar 212 yang diselenggarakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

Hal itu ia sampaikan melalui acara disukusi Indonesia Lawyers Club (ILC) PascaReuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019 yang ditayangkan di tvOne.

Pada acara diskusi tersebut turut hadir juga pemuka agama seperti Aa Gym, juru kampanye Jokowi-Maruf Amin, Irma Suryani, Adian Naputupulu, pengamat politik Boni Hargens, Rocky Gerung, peneliti LSI Denny JA dan lainnya.

Dalam diskusi itu Fadli Zon mengungkapkan bahwa peserta reuni 212 yang datang bisa mencapai 13,4 juta orang.

"Kalau kita lihat peristiwa 212 kemarin, reuni akbar kemarin. Menurut data Mobile Data Switching Centre, jumlah IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang terdata di lokasi reuni 212 itu tercatat kurang lebih 13,4 juta. Tentu tidak setiap orang membawa handphone. Mungkin ada juga yang membawa handphone dua," ujar Fadli Zon dilansir dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (4/12/2018) malam.

Wakil Ketua DPR RI itu mengaku dirinya memang sudah menaksir peserta reuni yang datang dalam jumlah jutaan.

Fadli Zon menyebut pertemuan tersebut menjadi pertemuan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia, bahkan menurutnya, dunia.

"Kalau saya kemarin sih menaksir sekitar 6-7 jutaan, mungkin bisa lebih. Dan saya kira ini adalah satu pertemuan terbesar, yang pernah ada di Indonesia, tidak pernah saya kira dalam sejarah di Republik Indonesia ada pertemuan sebesar itu," ucap Fadli Zon.

"Saya kira ini juga menjadi, mungkin, salah satu pertemuan terbesar di dunia bahkan ya. Saya pernah ikut demonstrasi di London itu 2 juta orang, kalau jemaah haji, karena dibatasi jumlahnya, 3-4 juta orang. Tapi kalau tidak dibatasi tentu akan membludak ya," imbuh Fadli Zon.

Fadli Zon menganggap pertemuan itu tak hanya menjadi rekor, namun juga menjadi sebuah prestasi.

Halaman
1234
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved