Ungkap Kematian Tersangka, Ombudsman Periksa Penyidik dan Penjaga Tahanan Polresta Depok

"Kami menemukan beberapa hal terkait meninggalnya yang bersangkutan. Terkait dengan hasilnya akan kami sampaikan setelah keseluruhan pemeriksaan."

Ungkap Kematian Tersangka, Ombudsman Periksa Penyidik dan Penjaga Tahanan Polresta Depok
TribunJakarta/Leo Permana
Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho saat lakukan penijauan di JPM Tanah Abang, Jumat (30/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ombudsman Jakarta Raya mulai mengusut sebab tersangka pencuri sepeda motor Yulius Lucas Tahapary yang meninggal di Mapolresta Depok pada Rabu (14/11/2018) lalu.

Kepala Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P. Nugroho mengatakan pemeriksaan awal dilakukan terhadap penyidik yang menangani kasus almarhum dan penjaga tahanan yang bertugas.

"Betul, sudah melakukan pemeriksaan terhadap penyidik dan penjaga tahanan. Ada lima lebih yang diperiksa, saya kurang tahu pasti, ada tim yang menangani. Nanti ada ada pemeriksaan lagi," kata Teguh saat dihubungi wartawan di Pancoran Mas, Depok, Kamis (6/12/2018).

Meski baru tahap awal, pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa (4/12/2018) sejak pagi hingga sore telah menemukan sejumlah hal terkait meninggalnya Yulius.

Hasil pemeriksaan akan terus bertambah seiring pemeriksaan lanjutan, termasuk memeriksa sejumlah tahanan yang mendekam dalam sel tahanan seperti Yulius.

"Kami menemukan beberapa hal terkait meninggalnya yang bersangkutan. Terkait dengan hasilnya akan kami sampaikan setelah keseluruhan pemeriksaan selesai," ujarnya.

Sebelum dipublikasikan, hasil pemeriksaan Ombudsman Jakarta Raya akan dikonfrontir dengan hasil pemeriksaan Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

Pasalnya Irwasda dan Propam telah rampung memeriksa sebab meninggalnya Yulius yang di tubuhnya terdapat sejumlah luka lebam.

"Jadi hasil hasil pemeriksaan Ombudsman akan dikonfrontir dengan Propam Polda dan Irwasda. Kami akan lakukan pertemuan dengan Propam dan Irwasda. Karena mereka sudah melakukan pemeriksaan lebih dulu. Irwasda dan Propam sudah keluar rekomendasi," tuturnya.

Rekomendasi Bawaslu Jakarta Barat, Satpol PP Tertibkan Pelanggaran Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Ferdinand Hutahaean Kena Sindir Kapitra Ampera: Sangat Cinta Jokowi, Tak Dapat Menteri Jadi Begini

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved