Kementan Telah Siapkan Pembangunan SDM secara Sistematis

Program lainnya yang disiapkan Kementan terhadap SDM adalah melakukan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa di kawasan perbatasan

Kementan Telah Siapkan Pembangunan SDM secara Sistematis
pertanian.go.id
Logo Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) di era pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menetapkan arah kebijakan pembangunan pertanian tahun 2015-2019 guna mencapai kemandirian dan swasembada pangan.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri, di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Kebijakan pembangunan pertanian nasional yang telah disusun tersebut, ucap Kuntoro, secara umum agar mampu meningkatkan nilai produktivitas, produksi dan nilai tambah.

Guna menuju terwujudnya kebijakan itu, Kuntoro menjelaskan, diperlukan pengaturan teknis yang salah satunya menyasar sumber daya manusia (SDM) Kementan agar berfungsi harmonis serta optimal.

"Keterlibatan berbagai pihak juga dibutuhkan. Salah satunya adalah kolaborasi antara lembaga pendidikan yang ada pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan dengan mitra perguruan tinggi," ujar Kuntoro.

Kuntoro menyebutkan, dalam mempersiapkan SDM Kementan melalui pendidikan, dengan melibatkan mahasiswa dan alumni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) bersama mitra perguruan tinggi untuk melakukan pendampingan serta pengawalan capaian produktivitas pangan.

"Kolaborasi sudah berlangsung sejak tahun 2015-2018 yang melibatkan 34 fakultas pertanian, mitra perguruan tinggi, 6 Polbangtan di 17 provinsi," kata Kuntoro.

Program tersebut, ucap Kuntoro, juga berkoordinasi dengan instansi terkait di provinsi dan kabupaten maupun kota serta lembaga petani.

Kuntoro menyampaikan, melalui pola tersebut mampu mempercepat terwujudnya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dan mengentaskan kemiskinan.

Program lainnya yang disiapkan Kementan terhadap SDM adalah melakukan pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa di kawasan perbatasan yang telah dimulai dari tahun 2017 bekerja sama dengan Akmil TNI serta BNPP.

Pengakuan Keluarga Dengar Irawan Maulana Selamat Saat Penembakan KKB di Nduga Papua

"Dipilihnya wilayah perbatasan sebab juga wilayah sentral ketahanan pangan nasional," ujar Kuntoro.

Diturunkan dan disiapkannya SDM Kementan di kawasan perbatasan juga berdasarkan visi misi Presiden Jokowi yang ingin menjadikan wilayah tersebut maju secara ekonomi.

Sebelumnya, dalam sidang kabinet di Istana Negara, Rabu (5/12/2018), Presiden meminta agar seluruh kementerian mempersiapkan program pembangunan SDM sebagai rencana kerja ke depannya.

Presiden mengatakan, seperti Kementan yang dapat saja melakukan program pelatihan ke luar negeri terhadap para penyuluh pertanian.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved