Pembunuhan di Papua

Kisah Jimmi Aritonang Selamat dari Pembantaian Pekerja di Papua, Pura-pura Mati hingga Alami Trauma

Kisah Jimmi Aritonang selamat dari pembantaian pekerjaan di Papua, dari pura-pura mati hingga alami trauma.

Kisah Jimmi Aritonang Selamat dari Pembantaian Pekerja di Papua, Pura-pura Mati hingga Alami Trauma
John Roy Purba/Istimewa
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Para pekerja dijemput paksa oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di camp pekerja di Ndago.

Lalu, puluhan pekerja tersebut digiring menuju Puncak Kabo dengan kondisi tangan terikat. Ditengah perjalanan, para anggota KKB menari-nari dan sambil berteriak-teriak.

Tiba-tiba suara letusan senjata api menggelegar bersahut-sahutan dari moncong senjata anggota KKB.

Satu demi satu para pekerja bergelimpangan ke tanah. Saat itu, Jimmi Aritonang memilih menjatuhkan tubuhnya dan berpura-pura mati.

Cara tersebut ternyata berhasil menyelamatkan nyawa Jimmi. Saat ini Jimmi sedang dirawat dan mendapat pendampingan petugas medis di Wamena.

Berikut ini fakta kesaksian Jimmi lolos dari aksi brutal KKB di Puncak Kabo.

1. KKB mendatangi camp pekerja saat para pekerja libur

Jimmi Aritonang adalah salah satu pekerja PT Istaka Karya yang berhasil selamat dari aksi pembantaian KKB di Nduga.

Dari keterangan Jimmi kepada aparat penegak hukum, pada tanggal 1 Desember 2018 seluruh karyawan PT Istaka Karya memutuskan untuk libur.

Alasannya, pada hari itu ada upacara peringatan yang diklaim sebagai HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPNOPM).

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved