Komentari Ceramah Habib Bahar, Mantan Ketum Muhammadiyah: Menurut Saya Itu Tidak Beradab

Habib Bahar dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid dan juga oleh Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer ke ke Polda Metro Jaya.

Komentari Ceramah Habib Bahar, Mantan Ketum Muhammadiyah: Menurut Saya Itu Tidak Beradab
Instagram
Habib Bahar dilaporkan Polisi atas ujaran kebencian 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mengenai kasus dugaan ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam isi ceramah yang disampaikan Habib Bahar bin Smith, sejumlah tokoh turut menanggapi.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews, sebelumnya, Habib Bahar dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid dan juga oleh Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer ke ke Polda Metro Jaya.

Habib Bahar diduga telah melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 A ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf B angka 2 Jo Pasal 16 UU RI nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.

Menanggapi hal itu, Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Maarif juga ikut memberikan tanggapannya.

Melansir dari Warta Kota, Jumat (7/12/2018), menurut Buya Syafii, materi dakwah seharusnya memberikan kesejukan dan membangun.

Isi dakwah yang disampaikan oleh para penceramah, menurut Buya Syafii, jangan sampai mengandung muatan penghinaan apalagi disertai dengan informasi bohong.

"Ya, isi dakwah itu yang sejuk dong, yang damai yang membangun kesadaran manusia. Jangan menghina dengan berbagai hoaks, pakai ujaran kebencian dan segala macam. Itu menurut saya tidak beradab," kata Buya Syafii, di sela menerima kunjungan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno, di kediamannya di Perumahan Nogotirto, Kabupaten Sleman, DIY, seperti yang dikutip dari Warta Kota.

Mengenai proses hukum yang menjerat Habib Bahar, Buya Syafii memaklumi upaya pemeriksaan yang akan dilakukan penyidik Mabes Polri.

"Ya, kalau dia (Bahar bin Smith) melakukan kesalahan, melanggar hukum ya tidak apa-apa. Semua berkedudukan sama di depan hukum," kata Buya Syafii.

Menurut Buya Syafii, upaya hukum tetap bisa dilakukan dengan mengacu isi atau konten yang disampaikan.

Halaman
1234
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved