Menristekdikti Puji Pertumbuhan Ekonomi Banten yang Naik 3 Tahun Terakhir

Menurutny, pada tahun 2017, realisasi nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) Banten berada pada urutan kelima di Indonesia, bernilai Rp 5,1 triliun

Menristekdikti Puji Pertumbuhan Ekonomi Banten yang Naik 3 Tahun Terakhir
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (tengah) bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim (kiri) di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANG - Perekonomian Provinsi Banten dalam tiga tahun terakhir mengalami perkembangan signifikan dan keluar dari keterpurukan.

Hal itu terlihat dari dari pertumbuhan ekonomi hingga semester pertama tahun 2018 tumbuh sebesar 5,75 persen.

Pertumbuhan ekonomi Banten tersebut dikatakan oleh Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat jadi pembicara diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di Pendopo Gubernur Banten.

"Angka pertumbuhan ekonomi Banten ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Dimana melonjak jadi 5,71 persen di 2017, dan hingga semester 1 tahun 2018 ini ekonomi Banten tumbuh 5,18 persen," kata Nasir di Serang, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Banten tidak lepas dari pertumbuhan di lapangan usaha industri pengolahan dan lapangan usaha perdagangan besar hingga eceran.

Nasir juga mengatakan, Banten memiliki sektor perekonomian yang kuat dari sisi infrastruktur dari hadirnya Pelabuhan Merak dan Cigading, Bandara Soekarno-Hatta dan Jalan Tol Jakarta-Merak.

"Dengan jumlah penduduk sebesar 5,33 juta orang pada Agustus 2018, Banten merupakan salah satu daerah utama tujuan investasi di Indonesia," kata Nasir.

Dikatakan Nasir, pada tahun 2017, realisasi nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) Banten berada pada urutan kelima di Indonesia, bernilai Rp 5,1 triliun.

BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Jakarta Selatan Siang dan Sore Ini

Menurutnya, realisasi penanaman modal asing (PMA) ada diurutan ketiga dengan nilai mencapai 3,0 miliar USD.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved