Pemkot Bekasi Bakal Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Toko Ritel

Peraturan Walikota (Perwal) terkait larangan perusahaan ritel menyediakan kantong plastik sudah ada sejak 2016 dan 2018

Pemkot Bekasi Bakal Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Toko Ritel
Tribunnews
Ilustrasi Kantong Plastik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menerapakan kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di toko ritel.

Kebijakan tersebut diproyeksikan berlaku mulai 2019 mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan, Peraturan Walikota (Perwal) terkait larangan perusahaan ritel menyediakan kantong plastik sudah ada sejak 2016 dan 2018.

"Perwalnya sudah ada, intinya terkait pengurangan penggunaan plastik, cuma memang sejauh ini masih kita upayakan mengundang pihak perusahaan ritelnya, biar nanti ada manajemen strategi, tidak mungkin tiba-tiba orang belanja di alfamart gak dikasi plastik kan nanti masyarakat bingung," kata Jumhana di Bekasi, Jumat, (7/12/2018).

Dia menambahkan, implementasi perwal tentang larangan penggunaan kantong plastik di toko ritel baru akan dilaksanakan pada 2019. Pihaknya hingga saat ini masih sebatas sosialiasi sekaligus mematangkan strategi.

Komunikasi dengan pihak perusahaan ritel pun secara berkala dilakukan agar, pada saat implementasi, semua pihak dapat sama-sama menjalani perwal yang sudah ditetapkan.

40 Pelanggar Ketertiban Umum Jalani Sidang Tipiring di Kantor Wali Kota Jakarta Timur

"Insya Allah 2019, saat ini kita komunikasi dengan pengusaha sosialisasi dan penyusunan stategi juga dilaksanakan, mudah-mudahan Januari 2019 kita mulai," tegas dia.

Terkait sanksi bila ada perusahaan ritel yang melanggar, Bekasi'>Pemkot Bekasi juga akan menerapkan.

Diharapkan dengan adanya sanksi, kebijakan bisa berjalan maksimal demi mengurangi limbah plastik di Kota Bekasi.

"Harus ada sanksi dan kedepan harus bisa diperdakan, toko ritel di Kota Bekasi sekitar 200 jumlahnya, sedangkan sampah plastik di Kota Bekasi mencapai 1900 ton perhari," ungkapnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved