Sosok Tomy Patria, Lurah Cipayung Pencipta Lagu Dangdut dan Harapannya Jabat Tangsel 1

Lurah Cipayung Tangerang Selatan (Tangsel) Tomy Patria Edwardy senang menyanyikan lagu dangdut. Bahkan ia menciptakan lagu dangdut.

Sosok Tomy Patria, Lurah Cipayung Pencipta Lagu Dangdut dan Harapannya Jabat Tangsel 1
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Lurah Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Tomy Patria Edwardy, di kantornya, Jumat (7/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - "Sedih kurasakan, cinta dihatiku padamu. Sekian lamanya aku menunggumu
kasihku."

Lantunan lagu dangdut itu dinyanyikan Lurah Cipayung Tangerang Selatan (Tangsel) Tomy Patria Edwardy di ruangannya, Jumat (7/12/2018).

Lagu tersebut merupakan ciptaannya sendiri yang berjudul Gelora Asmara.

Ayah dua anak itu mengaku hobi musik dangdut.

Di kantornya ada ruangan yang digunakannya bersama pegawai lain, berisi piano dan perangkat pengeras suara.

"Piano bisa, sekedar mencet-mencet saja," ujarnya sambil tertawa.

Tomy mengatakan lagu Gelora Asmara menggambarkan kecintaan dirinya terhadap istrinya yang dinikahi 2001 silam.

Selain lagu buatan 2017 itu, masih ada dua lagu lain yang diciptakannya namun belum direkam.

Lurah Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Tomy Patria Edwardy, di kantornya, Jumat (7/12/2018).
Lurah Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Tomy Patria Edwardy, di kantornya, Jumat (7/12/2018). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Nadanya yang klasik dan dipenuhi melodi gitar yang mendayu, serta irama suling yang mengayun tak dipungkirinya terinspirasi dari penyanyi-penyanyi dangdut lawas Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved