Tiga Warga Prabumulih Ditembak di Kepala: Oknum TNI Gunakan Pistol Tanpa Seri karena Depresi

Tiga warga sipil ditembak seorang anggota TNI. Pelaku dan tiga korban adalah teman lama. Luka korban kebanyakan di kepala.

Tiga Warga Prabumulih Ditembak di Kepala: Oknum TNI Gunakan Pistol Tanpa Seri karena Depresi
Tribun Sumsel/Edison
Polisi mengevakuasi tiga mayat warga sipil yang tewas tertembak di sebuah rumah di Jalan Aroe RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (7/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PRABUMULIH - Deni Faisal tewas telungkup di teras rumahnya di Jalan Aroe RT 05/RW 03, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih, Sumatera Selatan.

Ada luka tembak di tubuh Faisal, di antaranya di telapak tangan kiri, kening kiri hingga tembus ke kepala belakang.

Tak jauh dari tubuh Faisal, Zainal Imron (45) meringkuk bersimbah darah di kursi dengan luka tembak di bawah mata tembus ke leher belakang.

Sementara Luken (35) tewas telungkup di dekat kaki Zainal. Ada luka tembak di atas pelipis sebelah kiri dan tembus ke belakang leher.

Warga sempat membawa Zainal ke Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

Ketiga korban ditemukan pada Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sederet fakta penembakan tiga warga sipil melibatkan oknum anggota TNI AD Serka Chandra.

Detik-detik penembakan

Mulanya, Faisal yang sudah memakai sarung siang itu memutuskan hendak tidur, namun datang tiga tamunya, yakni Zainal, Luken dan Serka Chandra.

"Papa mau tidur siang, tapi Zainal sama Luken datang dengan C. Selain itu ada satu (orang) di dalam mobil tapi tidak tahu identitasnya," ungkap Deni (21), anak Faisal kepada polisi.

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved