Bakti Sosial di Islamic Center Turut Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Di antaranya, penyuluhan bahaya narkoba dan pergaulan bebas kepada 100 pelajar yang didukung Kementerian Sosial.

Bakti Sosial di Islamic Center Turut Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Suasana Rangkaian Bakti Sosial dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-90 di Ruang Serba Guna Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Ada beberapa rangkaian kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Peringatan Hari Ibu-90 di Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (8/12/2018).

Selain memberikan 1000 paket bantuan sembako, Sri Danti selaku Wakil Ketua Bidang Bakti Sosial dalam rangka petingatan Hari Ibu ke-90 memaparkan rangkaian kegiatan lainnya.

Di antaranya, penyuluhan bahaya narkoba dan pergaulan bebas kepada 100 pelajar yang didukung Kementerian Sosial.

Kemudian pengobatan gratis untuk 500 pasien yang dilaksanakan selain memberikan layanan gratis kepada masyarakat, juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk sehat dan rajin melakukan pengecekan kesehatan.

Selain itu, dilakukan kegiatan donor darah dengan target 100 kantung darah, sebagai upaya untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

Selanjutnya, pemberian kacamata gatis untuk 200 orang, dan penyuluhan kanker serviks untuk 50 orang yang dilaksanakan dalam untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Selain kegiatan diatas diadakan juga kegiatan pelatihan keterampilan dan pembuatan sabun, dengan harapan dapat meningkatkan keterampilannya dan memotivasi untuk membuka usaha sendiri.

Kemudian yang terakhir kegiatan bermain bersama anak diikuti oleh 50 orang anak, sebagai sarana untuk anak mengekspresikan diri.

Kerap Jadi Lokasi Balap Liar, Warga Rawa Buaya Minta Dibuat Polisi Tidur di Jalan Inspeksi

Ditanya Siapa Mantan Terindah, Raffi Ahmad atau Chicco Jerikho, Ini Jawaban Laudya Cynthia Bella

Dalam kegiatan ini anak mengekspresikan diri mereka dengan menari bersama-sama mengikuti irama lagu.

Sri Danti menuturkan untuk mengatasi masalah sosial diperlukan kerja sama banyak pihak, bukan hanya pemerintah saja.

"Masalah sosial kita sudah sangat besar, isu yang lama belum selesai sekarang ditambah isu baru dan oleh karena itu sudah pasti hal ini tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah saja, diperlukan kerja sama banyak pihak, dari peran lembaga masyarakat kita punya banyak potensi, organisasi perempuan organisasi keagamaan, media, lembaga profesi, itu harus bermitra dengan kita semua menyelesaikan masalah bangsa ini. Karena dengan berjejaring kita sebut ini kerja sinergi," Ujar Sri Danti pada wartawan, Sabtu (18/10/2018).

Kegiatan ini akan rutin dilakukan secara berkala, dengan harapan efek positif dari rangkaian kegiatan ini dapat ditularkan para peserta ke lingkunngan tempat tinggal mereka dan semakin meluas ke masyarakat lainnya. 

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved