Tambahan Bus Hibah dari Kemenhub Trans Patriot Bakal Buka Rute Baru

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan, 21 bus hibah dari Kementerian Perhubungan

Tambahan Bus Hibah dari Kemenhub Trans Patriot Bakal Buka Rute Baru
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Bus Trans Patriot saat uji coba operasional hari pertama, Senin (26/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan, 21 bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dipastikan untuk keperluan angkutan masal milik Pemkot Bekasi yakni Trans Patriot

Menurut dia, dengan tambahan bus tersebut, pihaknya juga akan membuka rute layanan baru Trans Patriot agar lebih luas lagi.

Sebab, sejauh masih banyak wilayah Kota Bekasi yang belum terhubung dengan angkutan massal Transpatriot. 

"Kita bayangkan TOD (Transit Oriented Development) yang kita miliki, apartemen yang nanti buat LRT itu kan belum ada angkutannya. Itu kan nanti akan kita optimalkan ke sana. Misal TOD yang di Jati Cempaka kita tarik misal sampai Bintara melalui Caman, Ngurah rai, masih banyak yang belum kebagian," kata Tri di Kantor Pemkot Bekasi, Jumat, (21/12/2018).

Trans Patriot sejauh ini baru memiliki sembilan armada bus yang beroperasi melayani rute Terminal Bekasi Harapan Indah lalu Harapan Indah Terminal Bekasi

Terdapat dua rute dengan 32 halte atau titik pemberhentian yang dilintasi. Rute pertama Terminal Bekasi tujuan Harapan berjarak 14,7 km, sedangkan Harapan Indah menuju Terminal Bekasi berjarak 9,6 km.

Jika 21 bus hibah dari Kemenhub bakal diserahkan untuk keperluan Transpatriot artinya, angkutan yang resmi beroperasi sejak, 26 November 2018 itu akan memiliki total 30 armada. 

Namun menurut Tri, jumlah itu masih dirasa kurang. Sebab, untuk menjangkau seluruh Kota Bekasi Transpatriot masih harus membutuhkan armada bus tambahan.

"Masih kurang banyak lah, 30 mah sedikit. Karena kita akan optimalkan di sana (rute baru), tergantung trayeknya, kalau ditrayek yang sama mungkin bisa, tapi kan masih ada Jatisampurna, Bantargebang belum kebagian," ucap Tri.

Masih Gratis, Ketetapan Tarif Trans Patriot Tinggal Tunggu Peraturan Wali Kota Bekasi

Hibah 21 Bus dari Kemenhub Diproyeksikan untuk Pengembangan Rute Trans Patriot

Ketika ditanya, apakah Pemkot Bekasi akan mengajukan kembali permohonan bus dari pemerintah pusat. Tri mengatakan, pihaknya akan melihat dahulu seberapa besar keinginan masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum.

"Kita lihat saja, sejauh mana kemampuan pemerintah daerah menyiapkan subsidi (tarif) kemudian bagaimana seberapa besar tingkat keinginan masyarakat beralih ke angkutan massal," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved