Jual Laksa Ciater, Midah Raup Omzet Rp 1 Juta Sehari

Penjual makanan khas Tangerang Selatan (Tangsel), Laksa Ciater hanya terdapat di Jalan Waru, Ciater, Serpong.

Jual Laksa Ciater, Midah Raup Omzet Rp 1 Juta Sehari
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Laksa Ciater, si Jalan Waru, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (2/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Penjual makanan khas Tangerang Selatan (Tangsel), Laksa Ciater hanya terdapat di Jalan Waru, Ciater, Serpong, dekat pintu masuk Tandon Ciater.

Warung tersebut dimiliki Midah (35).

Saat ditemui TribunJakarta.com, Midah tidak mengetahui hanya dirinya yang menjual Laksa Ciater.

Midah merupakan generasi ketiga penjual Laksa Ciater dari almarhum kakeknya.

Awalnya, sekitar tahun 80-an, sang kakek berjualan Laksa Ciater dengan dipikul, berkeliling tempat hiburan setiap malam, seperti layar tancap ataupun konser dangdut.

"Kalau dagang di sini mah baru delapan tahun. Tapi kalau dagang keliling mah dari 80-an, di tempat hiburan, kaya kalau ada dangdutan," ujar Midah, Rabu (2/1/2019).

Ia berpendapat cara membuat adonan tepung beras yang rumit dan membutuhkan waktu lama menjadi pemicu para pedagang Laksa Ciater yang lain menutup warungnya.

Laksa Ciater memang memiliki kekhasan tersendiri.

Jika laksa lain menggunakan soun atau ketupat, Laksa Ciater menggunakan tepung beras yang dikukus dan diadon lalu dibentuk seperti getuk, untuk selanjutnya dikukus kembali.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved