Komplotan Kicut Begal Motor di Ciputat Lalu Dijual Murah Lewat Facebook

Tim Vipers Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menciduk komplotan begal yang beraksi di Ciputat.

Komplotan Kicut Begal Motor di Ciputat Lalu Dijual Murah Lewat Facebook
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Gelar rilis pengungkapan kasus begal di Mapolres Tangsel, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Tim Vipers Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menciduk komplotan begal yang beraksi di Jalan Cenderawasih, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel.

Komplotan begal itu beraksi pada pukul 02.00 WIB Kamis dini hari (3/1/2019).

Komplotan kejahatan pidana 365 KUHPidana tersebut, dipimpin Augi Katami alias Kicut (19), dan tiga orang lainnya adalah AW pria (16), Didit Rival Mulyadi (18) dan TR (16).

Gelar rilis pengungkapan kasus begal di Mapolres Tangsel, Senin (7/1/2019).
Gelar rilis pengungkapan kasus begal di Mapolres Tangsel, Senin (7/1/2019). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Saat gelar rilis pengungkapan kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Senin (7/1/2019), Kapolres AKBP Ferdy Irawan, menjelaskan komplotan tersebut mendatangi korban yang mengendarai motor.

Lalu diancam dengan celurit sambil meminta barang berharganya.

"Mendatangi korban dengan cara meminta uang dan handphone sambil mengeluarkan celurit, lalu korban didorong hingga terjatuh bersama sepeda motor kemudian pelaku mengambil motor korban," ujar Ferdy.

Korban pembegalan tersebut atas nama RH (16), pelajar asal Pondok Aren, Tangsel.

Penyelidikan dilakukan aparat Polres Tangsel dengan melibatkan tim siber.

Akhirnya didapati, ada penjualan motor di Facebook dengan harga sangat murah serta ciri-cirinya sesuai dengan milik RH.

"Dan ternyata benar, melalui medsos Facebook ada yang menawarkan menjual murah motor dengan ciri yang sama dengan yang dicuri ditawarkan untuk dijual dengan harga di luar batas kewajaran Rp 1,5 juta," ujar Ferdy.

Dalam Semalam, Gengster Jakarta Lancarkan Aksi Begal Sebanyak 9 Kali di Bekasi

Lempar Celurit Saat Dikejar Tim Raimas Backbone, Komplotan Begal Ditangkap di Duren Sawit

Koordinasi dengan pihak terkait seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk meminta keterangan tersangka yang masih di bawah umur.

"Mengambil keterangan anak sebagai tersangka dengan didampingi petugas Bapas, P2TP2A Kota Tangerang Selatan dan Pengacara anak serta orang tua anak sebagai tersangka," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved