Lion Air JT610 Jatuh

Pencarian Lanjutan Black Box CVR Lion Air PK-LQP yang Tersisa 15 Hari Lagi

KNKT kembali memulai pencarian terhadap blackbox rekaman suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) pesawat udara Lion Air PK-LQP

Pencarian Lanjutan Black Box CVR Lion Air PK-LQP yang Tersisa 15 Hari Lagi
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
KRI Spica-943 milik Pushidrosal yang diberangkatkan cari CVR Lion Air PK-LQP, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kembali memulai pencarian terhadap blackbox rekaman suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) pesawat udara Lion Air PK-LQP, Selasa (8/1/2019).

KNKT menggandeng serta Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) untuk menemukan CVR pesawat yang jatuh di perairan Tanjung Karawang itu.

Sebelumnya, usai operasi SAR dihentikan pada Oktober 2018 lalu, KNKT sempat melakukan pencarian di perairan Tanjung Karawang menggunakan kapal MPV Everest mulai 19 Desember 2019.

Namun, karena tak membuahkan hasil, pencarian dengan kapal yang didatangkan dari Singapura itu dihentikan.

Pengerahan KRI SPICA

Kerjasama KNKT dan TNI AL berupa pengerahan KRI Spica-943 milik Pushidrosal yang memiliki serangkaian peralatan mutakhir untuk menyisir lautan mencari CVR.

"Karena peralatan yang spesifik hanya dimiliki oleh KRI Spica maka kami minta bantuan dari TNI AL untuk mendukung pencarian itu," kata Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Soerjanto mengatakan, meski pencarian utama bakal menyasar CVR Lion Air PK-LQP, pihak KNKT dan TNI AL yang terjun ke lokasi tak membatasi apabila ditemukan human remains atau bagian tubuh korban yang masib tersisa.

"Nanti kalo memang pas di buka-buka ada human remains mungkin sekaligus kita angkat," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved