GMF AeroAsia Menargetkan Pasar Perawatan Pesawat Terbang dari Rusia

PT Garuda Maintenace Facilitiy (GMF) AeroAsia menargetkan pasar perawatan pesawat dari negara Rusia.

GMF AeroAsia Menargetkan Pasar Perawatan Pesawat Terbang dari Rusia
TribunJakarta/Ega Alfreda
Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto saat ditemui di Hangar 4 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (9/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Garuda Maintenance Facilitiy (GMF) AeroAsia menargetkan pasar perawatan pesawat dari negara Rusia.

Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto mengatakan potensi pasar perawatan pesawat dari Rusia sangat besar.

"Karena pelanggan kami akan tambah terus tiap tahun, sekarang kami sedang bidik pelanggan dari Rusia," kata Iwan di Hangar 4 GMF, Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (9/1/2019).

Ia melanjutkan, Rusia merupakan pasar potensial sebab selain intensitas penggunaan jasa perawatan pesawat dengan GMF, Rusia tidak fokus terjun ke industri perawatan pesawat.

"Mereka tidak fokus kepada industri MRO pesawat, sudah pasti dikirim ke luar dari Rusia," lanjut Iwan Joeniarto.

Menurutnya, hal itu terjadi karena biaya yang dikeluarkan untuk sumber daya manusia di Eropa Timur maupun di Eropa Barat sangatlah besar.

"Sebagian memang tidak mengerjakan perawatan pesawat di negaranya karena cost-nya cukup mahal, mereka konsentrasi pada teknologi tinggi, seperti digital, industri yang canggih," jelas Iwan Joeniarto.

Perbaiki Kualitas Perawatan dan Fasilitas Pesawat Garuda, GMF Gandeng IAS

Viral Wanita Teler Bikin Onar di Pesawat Garuda, Tak Terima Sepatunya Terinjak Anak Kecil

Sebelumnya, GMF AeroAsia resmi kolaborasi dengan anak usaha BUMN, PT Indopelita Aircraft Services (IAS) untuk fasilitas perawatan pesawat terbang.

Dalam perjanjian tersebut tertuang kerja sama strategis perawatan pesawat terbang dan industrial services pemanfaatan bersama fasilitas, termasuk penyediaan fasilitas baru.

"IAS memiliki fasilitas hangar yang dapat kita manfaatkan untuk menampung kapasitas perawatan pesawat yang terus meningkat," terang Iwan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved