Bayi Rayyan Tak Dapat Bantuan, Komnas PA: Pemkot Depok Jangan Pura-pura Tidak Tahu

Tanpa penghargaan pun, Sirait menegaskan Pemkot Depok memiliki kewajiban membantu biaya rawat jalan dan mengusut dugaan kelalaian RS GPI Depok.

Bayi Rayyan Tak Dapat Bantuan, Komnas PA: Pemkot Depok Jangan Pura-pura Tidak Tahu
TribunJakarta/Bima Putra
Oklavia Supriatin (39) saat menimang Rayyan Haryo Ardianto di kediamannya, Beji, Depok, Selasa (28/8/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengkritik Pemkot Depok karena tak maksimal membantu biaya rawat jalan Rayyan Haryo Ardianto yang lahir tanpa anus.

Dia menyinggung penghargaan kategori Nindya atas program Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian PPPA yang diterima namun tak dibarengi dengan kepedulian Pemkot Depok terhadap warganya.

Tanpa penghargaan pun, Sirait menegaskan Pemkot Depok memiliki kewajiban membantu biaya rawat jalan dan mengusut dugaan kelalaian RS GPI Depok.

"Depok mendapat pengharhaan dari Kemen PPPA sebagai kota layak anak. Jadi tidak ada alasan bagi Pemkot Depok untuk tidak memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi Rayyan," kata Sirait saat dihubungi wartawan di Beji, Depok, Jumat (11/1/2019).

Secara khusus, Sirait yang merupakan warga Kecamatan Tapos, Depok itu meminta Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad membantu bayi malang usia 6 bulan itu.

Dia meminta orang nomor satu di Depok itu jangan berpura-pura tidak mengetahui kondisi Rayyan yang nyaris tewas saat lahir dan kini harus BAB lewat kolostomi atau saluran pembuangan sementara.

Pasalnya jarak Balaikota Depok dengan kediaman orangtua Rayyan, Oklavia Supriatin (39) dan Haryanto (44) di Jalan Beringin, Beji tak sampai setengah jam.

"Pemkot Depok Jangan pura-pura tidak tahu terhadap keberadaan Rayyan dan keluhan keluarganya. Kasihan Rayyan, dia butuh pertolongan cepat," ujarnya.

Dalam UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, UU RI tentang Kesehatan, UU Hak Asasi Manusia serta Konvensi PBB tentang Hak Anak.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved