Jika Sudah Bersih dari Sampah, Petugas Kebersihan Akan Pantau Kali Pisang Batu Bekasi

Tugas utama petugas kebersihan itu tidak lain melakukan pembersihan dini sampah-sampah yang mulai terlihat di Kali Pisang Batu agar tidak menumpuk.

Jika Sudah Bersih dari Sampah, Petugas Kebersihan Akan Pantau Kali Pisang Batu Bekasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kali Pisang Batu di Kecamatan Tarunajaya, Kabupaten Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Kepela Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto mengatakan, pihaknya akan menempatkan satu petugas kebersihan khusus untuk memantau Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Hal itu menurut Dodi, dilakukan agar tumpukan sampah di Kali Pisang Batu Tarumajaya tidak terulang lagi. Petugas khusus itu akan bekerja di bawah naungan desa yang dilintasi aliran Kali Pisang Batu.

"Permintaan dari Kepala Desa, kami akan menempatkan satu desa satu petugas dengan diangkat oleh petugas kebersihan kita, jadi dia standby setiap hari," ungkapnya.

Tugas utama petugas kebersihan itu tidak lain melakukan pembersihan dini sampah-sampah yang mulai terlihat di Kali Pisang Batu agar tidak menumpuk di hilir.

Kehadiran petugas kebersihan juga diharapkan dapat membuat warga yang tinggal di bantara kali bisa dan warga Tarumajaya pada umumnya sama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke kali.

Seminggu Proses Pembersihan, 1.700 Ton Sampah Telah Terangkut di Kali Pisang Batu Bekasi

"Sampah-sampah liar memang marak di beberapa kecamatan, tapi dalam rapat kita sudah minta semua aparat desa dan camat untuk bisa bersama-sama dengan masyarakat menjaga lingkungan setempat khususnya kali," jelasnya.

Sementara itu, Camat Tarumajaya Sigit Andrian mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi sepakat memasang jaring dalam upaya penanganan sampah di perbatasan kali.

Kesepakatan itu dikeluarkan melalui hasil rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kedua daerah serta unsur Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Tarumajaya, Jumat, (11/1/2019).

"Jadi untuk mengantisipasi kedepannya, tadi sudah sepakat, di perbatasan wilayah, kita akan buatkan jaring sampah, biar ketahauan ini sampah asalnya dari mana," kata Sigit.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved