Pedagang di JPM Tanah Abang Keluhkan Jumlah Toilet yang Kurang

Seorang pedagang, Zul menyampaikan ia harus mengantre lama untuk bisa menggunakan toilet di sana.

Pedagang di JPM Tanah Abang Keluhkan Jumlah Toilet yang Kurang
TribunJakarta.com/Leo Permana
Warga yang mengantre untuk menggunakan toilet di JPM Tanah Abang, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PD Pembangunan Sarana Jaya kini sudah memfasilitasi Tanah Abang'>Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang smart toilet sebanyak tiga unit.

Meski begitu, beberapa pedagang mengaku jumlah toilet itu kurang untuk memfasilitasi pedagang dan warga yang berada di JPM.

Seorang pedagang, Zul menyampaikan ia harus mengantre lama untuk bisa menggunakan toilet di sana.

"Kurang toiletnya, saya saja tadi antre lama untuk masuk toilet, meski di dalam unit smart toiletnya ada dua bilik," katanya di JPM Tanah Abang, Jumat (11/1/2019).

Ia pun berharap dari pihak Sarana Jaya menambah jumlah unit smart toilet lagi.

"Kalau bisa di tambah, jadi tiap dua blok ada satu unit smart toiletnya," ungkap pedagang celana leging itu.

Hal yang sama juga diucapkan Andi, ia mengatakan jumlah warga yang melintas di JPM akan ramai pada saat-saat tertentu, di antaranya ada juga menggunakan toilet.

"Kalau ramai ya ngantre, baik warganya dan juga pedagangnya, pedagangnya kan banyak ditambah warganya yang juga banyak di sana," ungkap Andi.

Sekedar informasi, saat ini terdapat tiga unit smart toilet yang berada di JPM Tanah Abang.

Di tiap unitnya terdapat dua bilik toilet, yang satu untuk toilet pria dan satunya lagi toilet perempuan.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoori C Pinontoan mengatakan memang ada penambahan toilet di JPM nanti.

Ia mengungkapkan bahwa toilet tersebut telah memasuki tahap pemesanan.

Setelah itu, pihaknya akan segera melakukan pemasangan terhadap toilet tambahan tersebut.

"Sudah semua, kalau toilet tambahan lagi diorder tinggal sebentar lagi dipasang, yang gitu-gitu perlu penyempurnaan penambahan fasilitas kita laporkan lagi ke Gubernur," jelas Yoori saat dikonfirmasi wartawan Jumat (11/1/2019).

Penulis: Leo Permana
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved