Puluhan Truk Parkir di Pinggir Jalan Legok Bikin Macet Hingga Bogor

Kemacetan selalu menghantui warga Legok, Kabupaten Tangerang yang hendak beraktivitas pagi hari.

Puluhan Truk Parkir di Pinggir Jalan Legok Bikin Macet Hingga Bogor
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang menuju Parung Panjang, Kabupaten Tangerang yang terhalang karena banyaknya truk parkir di badan jalan, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, LEGOK - Kemacetan selalu menghantui warga Legok, Kabupaten Tangerang yang hendak beraktivitas pagi hari.

Hal itu lantaran barisan truk bertonase berat yang parkir sembarangan di pinggir jalan Jalan Raya Legok.

Bahkan, menurut Sobri warga Legok, kemacetan bisa sampai ke Kabupaten Bogor akibat puluhan truk yang parkir di badan jalan.

Imbasnya bukan hanya bagi pengemudi truk, kendaraan umum angkutan kota, mobil pribadi sampai sepeda motor pun menjadi sulit bergerak.

Lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang menuju Parung Panjang, Kabupaten Tangerang yang terhalang karena banyaknya truk parkir di badan jalan, Jumat (11/1/2019).
Lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang menuju Parung Panjang, Kabupaten Tangerang yang terhalang karena banyaknya truk parkir di badan jalan, Jumat (11/1/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sobri mengaku kemacetan yang disebabkan oleh antrian panjang truk jumbo ini, terjadi setiap hari di jalur tersebut.

"Bukan hari ini saja tapi setiap hari, dulu sebelum ada perbup Tangerang, engga separah ini. Kalau kami warga inginnya truk itu dibatasi, karena efeknya buruknya lebih banyak, debu, jalan cept rusak, dan kecelakaan tinggi," kata Sobri di Kabupaten Tangerang, Jumat (11/1/2019).

Sobri yang setiap harinya mengantarkan anaknya sekolah mengarah ke Kabupaten Bogor pun mengeluh sering telat karena macet.

Tak hanya itu, menurut dia, imbas dari kemacetan itu adalah akses ekonomi warga sekitar yang tersendat.

"Belum anak sekolah harus berangkat pagi, yang kerja, yang berdagang. Jadi repot semua. Tolonglah, polisi juga udah kewalahan," kata Sobri.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved