Sepekan Setelah Diresmikan, Pos Pelayanan Terpadu Terminal Kampung Melayu Dibiarkan Kosong

Hanya ada satu unit mobil minibus berkelir silver yang terparkir di depan pos yang terletak tepat di samping halte bus Transjakarta itu.

Sepekan Setelah Diresmikan, Pos Pelayanan Terpadu Terminal Kampung Melayu Dibiarkan Kosong
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Pos pelayanan terpadu di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur nampak dibiarkan kosong, Jumat (11/1/2019). 

Untuk itu, pelayanan-pelayanan yang sebelumnya dijanjikan oleh pejabat lama, seperti pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan surat kehilangan belum dapat dilakukan.

"Ya seperti biasa kalau mau surat kehilangan dan SKCK biasanya langsung saya arahkan ke Polsek Jatinegara atau ke Polres langsung," ujarnya.

Pos pelayanan terpadu di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur nampak dibiarkan kosong, Jumat (11/1/2019).
Pos pelayanan terpadu di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur nampak dibiarkan kosong, Jumat (11/1/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Maruki menerangkan, saat ini keberlangsungan pos yang terbuat dari kontainer ini masih menunggu keputusan dari pejabat baru.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Adi Wibowo mengatakan, masih akan mempelajari terlebih dahulu program kerja yang sebelumnya dibuat oleh pejabat lama.

"Saya akam pelajari dulu, prinsipnya kalau memang baik akan kamo lanjutkan," kata Adi saat dikonfirmasi

Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra meresmikan pos pelayanan terpadu di Terminal Kampung Melayu pada 2 Januari lalu.

Saat itu ia mengatakan, pos tersebut akan beroperasi selama 24 jam dan ada petugas dari pihak kepolisian dan TNI yang akan berjaga di pos tersebut.

"Yang pertama, kami ingin ciptakan rasa aman dulu. Kalau dulu penumpang angkutan umum turun di Terminal Kampung Melayu agak was-was, sekarang tidak perlu takut lagi karena ada petugas dari TNI dan Polri yang berjaga di pos ini," katanya, Rabu (2/1/2018).

Tak hanya itu, di pos tersebut masyarajat juga bisa melakukan pembuatan SKCK dan surat kehilangan.

Bahkan dua kali dalam satu minggu ada bus Samsat keliling (Samling) dan Dukcapil keliling yang akan melayani masyarakat di pos itu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved