Sering Banjir, Saluran Air di Jalan Kalimalang Kolong Tol JORR Harus Dilebarkan Tiga Kali Lipat

Arief mengatakan, saluran air yang ada di Jalan KH Noer Ali kolong Tol JORR hanya berukuran 40X40 sentimeter

Sering Banjir, Saluran Air di Jalan Kalimalang Kolong Tol JORR Harus Dilebarkan Tiga Kali Lipat
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Banjir yang terjadi di Jalan KH Noer Ali Kalimalang tepatnya di bawah kolong tol JORR dekat Kota Bintang, Bekasi Barat, Senin (26/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi penyebab banjir yang kerap terjadi di Jalan KH Noer Ali Kalimalang tepat di bawah kolong Tol JORR.

Dari hasil evaluasi itu, pihaknya menyimpulkan penyebab banjir di jalan tersebut akibat kapasitas saluran air atau gorong-gorong tidak sebanding dengan debit air yang mengalir kolong Tol JORR.

Alhasil, ketika intensitas hujan deras, bisa dipastikan jalan tersebut lumpuh akibat tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa.

"Saluran air tak sebanding dengan volume air, karena itukan berada di cekungan jadi air turun semua kesana, kapasitas saluran air tidak nampung akhirnya meluap ke jalan," kata Arief, di Kantor Pemkot Bekasi, Jumat, (11/1/2019).

Arief mengatakan, saluran air yang ada di Jalan KH Noer Ali kolong Tol JORR hanya berukuran 40X40 sentimeter dengan panjang sekitar 30 meter.

Pihaknya sejatinya telah melakukan upaya penanganan banjir dengan menbuat kolam penampungan air lengkap denga mesin penyedot.

"Kolam penampungan kita hanya berukuran 2,5 x 2 meter dengan ketinggian 1 meter, sedangkan debit air yang mengalir ke jalan itu jumlahnya mencapai puluhan kubik, ditambah pada gorong-gorong banyak kabel utilitas milik PLN," ungkap Arief.

Untuk itu, pihaknya berencana melakukan pelebaran saluran air di Jalan KH Noer Ali Kalimalang di bawah kolong Tol JORR. Pihaknya juga meminta pelaksana proyek Tol Becakayu dan pengembang kawasan Grand Kota Bintang untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan banjir tersebut.

Alasannya, proyek Tol Becakayu maupun Grand Kota Bintang memiliki kepentingan serta ikut terdampak ketika banjir melanda Jalan Kalimalang.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved