Warga Sebut Korban Penusukan Oknum TNI AL Adalah Tamu Tetangga Pelaku

Menurut Tujuh, kemarin malam mandor bangunan itu sedang dikunjungi anak buahnya.

Warga Sebut Korban Penusukan Oknum TNI AL Adalah Tamu Tetangga Pelaku
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
TKP insiden penusukan di Jalan Cibanteng 1 RT 03/RW 07, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara sudah dipasangi garis Pomal. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - RBS (23) korban Penusukan oknum TNI AL berinisial TG diketahui sebagai tamu dari tetangga pelaku.

Hal itu diungkap oleh Muhammad Nur Setuju (51) atau Tujuh, yang mendapat informasi bahwa korban penusukan adalah tamu dari tetangga kontrakan TG yang tinggal persis di sebelahnya.

Tetangga TG yang dimaksud Tujuh adalah seorang mandor bangunan.

Menurut Tujuh, kemarin malam mandor bangunan itu sedang dikunjungi anak buahnya.

"Kurang tahu juga yah, tamu. Jadi yang saya dengar, di samping rumah dia (pelaku) ini mandor, kedatangan anak buah," ungkap Tujuh, Jumat (11/1/2019).

Sebelumnya, polisi mengatakan ada indikasi bahwa TG mengidap gangguan kejiwaan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Imam Rifai bahkan menyebut sempat ditemukan ada obat-obatan di rumah pelaku, sesuatu yang juga dikatakan Tujuh.

"Riwayatnya kan katanya ada (gangguan jiwa), kalo kata saya dia kan banyak obat, mungkin ketergantungan obat," kata Tujuh.

Namun, Tujuh sama sekali tak mempercayai hal itu. Pasalnya, menurut Tujuh, TG orang yang bersosialisasi dan cukup baik.

Hanya saja, Tujuh menduga insiden penusukan terjadi kemungkinan karena TG tak suka dengan sikap RBS yang bisa saja tak sopan saat berkunjung ke rumah mandor di sebelah rumah TG.

"Saya bingung gilanya di mana. Itu pertanyaan saya. Saya perkiraan saja, orang begitu kan senisitif, saya ngerinya si korban ini nggak sopan sama beliau, pasi dia lewat. Ini pintu si korban, dia kan pasti duduk, si korban mungkin nggak liat. Gimana sih ada ketimuran, takutnya kan di situ," ucap Tujuh.

Insiden penusukan itu terjadi Kamis (10/1/2019) malam di rumah korban, di Jalan Cibanteng 1 RT 03/RW 07, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Korban tewas dengan luka tusukan di punggungnya. Kompol Imam mengatakan kasus ini sudah ditangani oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

"Karena (anggota TNI) masih aktif ya. Jadi Pomal yang nangani," kata Imam ketika dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved