Jokowi Bakal Marah Kalau Ada yang Meremehkan Profesi Pengemudi Transportasi Online

Jokowi mengaku dirinya merasa marah dan jengkel apabila ada pihak-pihak yang meremehkan profesi dan pengemudi transportasi online

Jokowi Bakal Marah Kalau Ada yang Meremehkan Profesi Pengemudi Transportasi Online
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Para pengendara ojek online mengantre di depan tempat pendaftaran Gojek di Jalan Kemang Timur pada Jumat (16/11/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi hadir di tengah-tengah ratusan pengemudi transportasi online dalam acara silaturahmi nasional dengan keluarga besar pengemudi online, Sabtu (12/1/2019) di Ji-Expo Kemayoran Jakarta Pusat.

‎Mengawali sambutannya, Jokowi mengaku bangga dengan seluruh komunitas pengemudi online baik dari Bluebird, Gojek, Grab dan lainnya.

"Pagi hari ini saya bukan hanya senang, tapi merasa sangat bangga bisa bertemu dengan seluruh pengemudi taksi online dan ojek online," ucapnya.

"Di mata saya bapak, ibu dan saudara sekalian adalah orang-orang ‎yang berani menembus batas. Berani keluar dari zona nyaman. Berani keluar dari tradisi dan model pekerjaan baru. Model pekerjaan masa depan, transportasi online," imbuhnya lagi.

‎Lebih lanjut, Jokowi mengaku dirinya merasa marah dan jengkel apabila ada pihak-pihak yang meremehkan profesi dan pengemudi transportasi online.

Pasalnya di mata Jokowi, profesi ini adalah pekerjaan mulia untuk mensejahterakan keluarga tercinta.

"Saya kadang marah dan jengkel, kalau ada yang meremehkan profesi pengemudi transportasi online. Ini pekerjaan mulia," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi: Saya Marah Kalau Ada yang Meremehkan Pengemudi Transportasi Online

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved