Tak Mau Kena Tipu Travel Bodong? Ini Hal yang Harus Diperhatikan

Dengan berbagai pilihan destinasi yang ditawarkan, wisatawan cukup membayar paket harga yang ditentukan.

Tak Mau Kena Tipu Travel Bodong? Ini Hal yang Harus Diperhatikan
TribunJakarta/Anisa Kurniasih
booth agen tour & travel Mipro Azizan Wisata atau MAW di Moslem travel Fair 2019 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Menggunakan jasa tour & travel saat bepergian mejadi pilihan wisatawan yang ingin liburan praktis dan tak ingin ribet.

Dengan berbagai pilihan destinasi yang ditawarkan, wisatawan cukup membayar paket harga yang ditentukan dan hanya tinggal mengikuti jadwal tur yang sudah ditentukan.

Namun, maraknya kasus penipuan yang dilakukan beberapa agen tour & travel dengan menawarkan harga menggiurkan membuat sejumlah orang kini menjadi lebih mawas diri.

Istilah 'travel bodong' pun kini tak asing lagi didengar semenjak banyaknya calon jamaah yang gagal berangkat haji dan umrah terkait kasus yang menyeret nama tour & travel.

Nah, bagi Kamu yang takut tertipu dengan agen tour & travel maupun biro perjalanan, TribunJakarta.com telah merangkum sejumlah tips yang bisa menjadi acuan agar bisa waspada menghadapi tawaran dari para 'travel bodong'.

Ditemui dalam acara Moslem Travel Fair 2019 di Summarecon Mall Bekasi, berikut adalah tips dari Muslim Product Specialist RH Tour and Travel, Fajar Andriansyah kepada TribunJakarta.com.

"Agar terhindar dari penipuan khususnya perjalanan haji dan umrah, ada yang namanya 5 pasti. pertama pastikan travel tersebut berizin, itu bisa dilihat nomor izinnya lalu pastikan penerbangan dan jadwal keberangkatan, calon jamaah bisa lihat ada atau tidak penerbangan dengan nomor pesawat sekian," ujar Fajar Andriansyah.

Nah setelah dua tadi, ada tiga pasti lainnya yang bisa jadi acuan penting.

"Pastikan program layanannya, pastikan dimana hotel tempat jamaah menginap beserta apa nama hotelnya dan juga jarak, pilih yang strategis lalu pastikan visanya, visa ini sangat jadi kendala kalau mau pergi keluar jadi harus dipastikan visanya sudah ada," katanya.

Penawaran harga yang dibawah standar rata-rata dari agen travel lain juga bisa menjadi hal yang patut dirah=gukan menurut Fajar, masyarakat dihimbau untuk hati-hati dan jangan sampai mudah tergiur.

"Harga promo yang murahnya dibawah standar banget sih memang perlu diwaspadai karena itu sangat memancing, soalnya meskipun setiap agen travel punya promo ya pasti ada harga standarnya," ujarnya.

BMKG Beri Peringatan Dini Gelombang Tinggi Sampai 15 Januari 2019

Rekam jejak dari masing-masing agen tour & travel juga perlu diketahui, jangan sampai memilih agen perjalanan yang pernah terjerat kasus atau banyak mendapat keluhan.

"Setidaknya kita harus tahu harga rata-rata biaya perjalanan ke suatu tempat dari biro-biro lain, jangan sampai dapat murah agar untung tapi buntung jadinya," kata Fajar.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved