Kabar Artis

Tegaskan Tak Akan Kirim ke Panti Rehabilitasi, Polisi Sebut Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati

"Steve tidak direhabilitasi, karena alat buktinya sudah cukup," kata AKBP Erick Frendriz.

Tegaskan Tak Akan Kirim ke Panti Rehabilitasi, Polisi Sebut Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi menunjukan barang bukti kokain milik Steve Emmanuel saat rilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Polisi memastikan Steve Emmanuel tidak akan menjalani Rehabilitasi terkait kasus kepemilikan kokain.

Mantan pasangan Andi Soraya ini dikenakan Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati.

"Steve tidak direhabilitasi, karena alat buktinya sudah cukup," kata Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz kepada wartawan, Minggu (13/1/2019).

Erick mengatakan saat ini pihaknya tengah merampungkan berkas perkara Steve Emmanuel agar dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Pihaknya pun masih terus berkoordinasi dengan kepolisian Belanda untuk mengusut pemasok kokain ke Steve.

Polisi Masih Telusuri Pemasok Kokain ke Steve Emmanuel

"Koordinasi masih terus dilakukan, karena kan kita enggak mungkin nangkap di Belanda," ujar Erick.

Erick menuturkan saat ini Steve pun telah menujuk kuasa hukum untuk mendampinginya dalam kasus yang menjeratnya.

"Sudah ada kuasa hukumnya kok sekarang," kata Erick.

Steve Emmanuel ditangkap di lobby apartemen Kondominum Kintamani, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/12/2018) lalu.

Dari dalam kamar Steve Emmanuel, polisi menemukan kokain seberat  92,04 gram‎ beserta alat hisapnya. 

Kepada polisi, Steve Emmanuel mengaku menyelundupkan 100 gram kokain dalam tumpukan pakaiannya di dalam koper yang disimpan di bagasi pesawat sewaktu terbang ke tanah air pada 11 September 2018.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved