Disinggung Hotman Paris, Dinas LH Bantah Deskriminasi Rekrutmen Petugas Kebersihan dan UPK Badan Air

Djafar Muchlisin membantah adanya deskriminasi terhadap proses rekrutmen penyedia jasa layanan perorangan (PJLP) di Dinas Lingkungan Hidup.

Disinggung Hotman Paris, Dinas LH Bantah Deskriminasi Rekrutmen Petugas Kebersihan dan UPK Badan Air
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersama Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Djafar Muchlisin (kanan) usai peresmian Lapangan Banteng Jakarta Pusat Rabu, (25/7/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Djafar Muchlisin membantah adanya deskriminasi terhadap proses rekrutmen penyedia jasa layanan perorangan (PJLP) di Dinas Lingkungan Hidup.

Sebelumnya, pengacara kondang Hotman Paris dalam akun instagramnya mengatakan bahwa ada diskriminasi mengenai proses rekrutmen tersebut karena adanya perbedaan syarat usia untuk petugas kebersihan dengan petugas UPK Badan Air.

"Dari medan tugasnya juga berbeda. Jadi, kebijakan Kepala Dinas itu kan melihat kerjanya di UPK Badan Air sama kerjaan kebersihan itu kan berbeda ya. Jadi, dari situ memang diperlukan adanya badan yang fit sehingga dibedakanlah antara usia," kata Djafar pada wartawan, Senin (14/1/2019).

Djafar menegaskan, bahwa pihaknya telah berlaku seobjektif mungkin saat melakukan proses rekrutment. 

Bukannya karena deskriminasi, perbedaan usia yang diberlakukan untuk  petugas kebersihan dan UPK Badan Air tersebut, disebabkan oleh pertimbangan kebutuhan dan medan yang berbeda.

"Enggak ada. Semuanya berlaku umum. Kalau kita diskriminasi kan kita pilih ya, ini enggak kan. Ini kan semuanya, berlaku umum dan itu aturannya itu kan beredar, siapa pun bisa membaca. Dan berdasarkan persyaratan itulah siapa pun yang mendaftarkan diri harus sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Enggak ada diskriminasi-diskriminasi," tegasnya.

Untuk diketahui, Dinas Lingkungan Hidup membolehkan pegawai UPK Badan Air memiliki usia lebih dari 55 tahun, asalkan pegawai tersebut memiliki riwayat catatan kesehatan yang baik.

Sedangkan untuk petugas kebersihan, hanya diperbolehkan dengan batas usia maksimal 55 tahun saja.

"Medannya yang membedakan berat atau tidak beratnya. Kalau medannya berat kan berarti fisiknya juga harus prima. Usia juga mendukung. Jadi itu latar belakangnya sehingga ada perbedaan," kata Djafar.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved