Pesawat Lion Air JT610 Jatuh

Ditemukan dalam Kondisi Tak Sempurna, KNKT Tetap Coba Unduh Data dalam Black Box CVR Lion Air PK-LQP

Oni menerangkan lepasnya baterai dari tubuh black box membuat pencarian cukup terkendala, terutama sinyal ping yang sulit terdeteksi.

Ditemukan dalam Kondisi Tak Sempurna, KNKT Tetap Coba Unduh Data dalam Black Box CVR Lion Air PK-LQP
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino Silitonga
Penampakan black box CVR Lion Air PK-LPQ. Black box ini ditemukan di perairan Tanjung Karawang, tepatnya titik koordinat 05 48 46,503 S - 107 07 36,728 T, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG KARAWANG - Black box rekaman suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP ditemukan dalam kondisi cukup terkoyak.

Koordinator Air Safety Investigation Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Oni Soerjo Wibowo menjelaskan, dengan kondisi seperti itu, black box pun ditemukan terlepas dari unit aslinya.

"CVR ini kalau kita boleh jelaskan sudah terlepas dari unit aslinya dan baterai ULB yang biasanya nempel di depan sini sudah terlepas dari unit ini sehingga inilah yang membuat tantangan kita untuk mencari," terang Oni di atas KRI Spica, Senin (14/1/2019).

Oni menerangkan lepasnya baterai dari tubuh black box membuat pencarian cukup terkendala, terutama sinyal ping yang sulit terdeteksi.

"Pingnya sebetulnya sampai 90 hari, tetapi dengan terlepasnya ini barangkali sudah ada pelemahan pada baterai ULBnya sehingga itulah yang menyulitkan kita untuk mencari," ucap Oni.

Oni menambahkan bahwa kondisi black box seperti demikian masih relatif baik.

Karenanya, KNKT tetap akan mencoba mengunduh data yang ada di dalam black box dalam waktu dekat.

Adapun menurut Oni, apabila kondisi black box CVR masih cukup baik, proses pengunduhan disebutnya dapat berjalan hanya dalam waktu satu jam.

"Kita akan coba nanti download di KNKT mudah-mudahan nanti di KNKT kita behasil untuk mendownload sehingga bisa kita sampaikan kepada masyarakat," kata dia.

Saat ini, black box sudah dibawa dari tengah laut menuju ke Dermaga JICT II. Black box CVR dibawa menggunakan KRI Spica-934 sebelum nantinya diserahkan kepada KNKT.

Sebelumnya, penyelam dari Dislambair menemukan CVR dalam penyelaman pertama hari ini.

CVR ditemukan pada pukul 8.48 WIB, di perairan Tanjung Karawang tepatnya pada titik koordinat 05 48 46,503 S - 107 07 36,728 T.

Penyelaman dilakukan selama 20 menitan, di mana penyelam Dislambair menemukan keberadaan CVR di lumpur sedalam 20 sentimeter di dasar laut dengan kedalaman 35 meter.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved