Kabar Artis

Divonis Tiga Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta, Sisca Dewi Ajukan Banding

Sisca Dewi ajukan banding setelah divonis Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPu menyatakan untuk pikir-pikir selama tujuh hari.

Divonis Tiga Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta, Sisca Dewi Ajukan Banding
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Sisca Dewi ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnew.com, Gita Irawan

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyanyi dangdut Sisca Dewi mengajukan banding setelah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis tiga tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair tiga bulan kurungan.

"Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan atas putusan yang tidak adil dan saya akan mengajukan banding," kata Sisca kepada Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksanya, Riyadi Sunindyo Florentinus pada Senin (14/1/2019).

Hakim pun menimpali Sisca dengan mengatakan jika memang putusannya dirasa tidak adil, maka Sisca berhak menyampaikannya dalam upaya bandingnya nanti.

"Hak saudara adalah berpikir tujuh hari, menerima putusan ini, dan mengajukan upaya banding. Adil atau tidak adil silakan saudara ungkapkan jika saudara melakukan upaya banding. Karena pemeriksaan sudah ditutup dan putusan sudah diucapkan," balas Riyadi.

Sisca pun kemudian mengulangi pernyataan keinginan bandingnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum menyatakan untuk pikir-pikir selama tujuh hari.

"Terima kasih Yang Mulia. Atas upaya hukum dari terdakwa kami menyatakan pikir-pikir, Yang Mulia," kata Jaksa Penuntut Umum.

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Riyadi Sunindyo Florentinus menjatuhkan hukuman pudana tiga tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair tiga bulan penjara kepada penyanyi dangdut Sisca Dewi.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Sisca Dewi oleh karena itu dengan pidana selama tahun. Menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa sebesar Rp 500 juta. Dan jika pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama tiga bulan," kata Riyadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (14/1/2019).

Halaman
12
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved