Pesawat JT610 Jatuh

Lion Air Dikabarkan Bakal Stop Akomodasi Penginapan Gratis untuk Keluarga Korban PK-LPQ

Anton Sahadi, selaku perwakilan keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP mengaku belum diberikan kejelasan oleh pihak Lion Air Group.

Lion Air Dikabarkan Bakal Stop Akomodasi Penginapan Gratis untuk Keluarga Korban PK-LPQ
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana beserta jajaran direksi Lion Air Group diminta berdiri oleh anggota keluarga korban saat pertemuan di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CAWANG - Beredar kabar bahwa pihak Lion Grup akan memberhentikan bantuan akomodasi penginapan di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur bagi keluarga korban jatuhnya pesawat PK-LQP.

Anton Sahadi, selaku perwakilan keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jenazahnya belum ditemukan, mengaku belum diberikan kejelasan oleh pihak Lion Air Group.

"Rencana mau dipindah juga belum jelas, apa benar, apa tidak. Karena, tadi saya minta keterangan tertulis, belum ada jawaban juga (dari pihak Lion Air Grup)," jawab singkat Anton Sahadi, saat dihubungi TribunJakarta.com, Senin (14/1/2019).

Ia pun menceritakan, sebelumnya pernah mendatangi Hotel Ibis tempat keluarga korban menginap. Dan Anton menjelaskan bahwa pihak hotel akan mengosongkan kamar pada Rabu (14/1/2019).

"Saya sempat ke Ibis (Hotel) sebentar ke hotel lagi, nah itu benar, pihak hotel akan mengosongkan pada Rabu depan," ujar Anton.

Hingga berita ini ditulis, TribunJakarta.com belum mendapat konfirmasi dari pihak Lion Air Grup terkait dihentikannya akomodasi penginapan untuk keluarga korban.

Perlu diketahui, hingga saat ini terdapat 64 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang belum ditemukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Pihak Lion Air Group pun menganggarkan dana sendiri sebesar Rp 38 miliar, untuk pencarian korban kecelakan pesawat Lion Air PK-LQP dan kotak hitam cockpit voice recorder (CVR).

Untuk lebih komprehensif, Lion Air juga mendatangkan kapal canggih untuk membantu proses pencarian jenazah penumpang maupun kru penerbangan pesawat PK-LQP.

Sebanyak 7 kilogram bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP pun telah ditemukan, seiring dengan pencarian lanjutan CVR sejak Selasa (8/1/2019) lalu.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved