Tanggapan Jokowi Terkait Dibentuknya Tim Gabungan Kasus Penyiraman Novel Baswedan

Tugas Presiden dalam kasus tersebut, kata Jokowi, menjadi pengawas serta memonitor jalannya penyelesaian kasus Novel agar segera dituntaskan

Tanggapan Jokowi Terkait Dibentuknya Tim Gabungan Kasus Penyiraman Novel Baswedan
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Presiden Joko Widodo (kemeja putih) berdiri di atas podium memberikan sambutan di acara deklarasi 'We Are Alumni Jokowi', Sabtu (12/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan oleh orang tak dikenal, di tahun kelima pemerintahannya bersama Jusuf Kalla.

Terkait dengan hal ini, Jokowi mengatakan, hal tersebut merupakan rekomendasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Ya itu rekomendasi, bukan dari kita, itu rekomendasi dari Komnas HAM," ujar Jokowi seusai meninjau pelayanan PTSP di BKPM, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Menurut Jokowi, rekomendasi pembentukan TGPF kasus Novel dari Komnas HAM kepada Kepolisian baru disampaikan pada 21 Desember 2018, agar persoalan tersebut dapat diselesaikan cepat.

"Dibentuk tim investigasi atau tim gabungan agar masalah itu selesai, yang terdiri dari KPK, Polri, dan para pakar," ujar Jokowi.

Tugas Presiden dalam kasus tersebut, kata Jokowi, menjadi pengawas serta memonitor jalannya penyelesaian kasus Novel agar segera dituntaskan.

"Ini kan memang setiap kasus mesti harus ada bukti-bukti awal yang komplit, saya itu bagian ngejar-ngejar saja, bagian mengawasi sama ngejar-ngejar, 'harus selesai, harus selesai, cepet selesai', itu tugas saya," papar Jokowi.

Pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan ditandai dengan surat keputusan yang ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian bernomor Sgas/3/I/HUK.6.6/2019 tertanggal 8 Januari 2019.

IPW: Pembentukan Tim Gabungan Kasus Penyiraman Novel Baswedan Sarat Kepentingan Politik

TGPF Kasus Novel Baswedan terdiri dari 65 anggota yang terdiri dari unsur polisi, KPK, berbagai ahli dan tokoh masyarakat. Berikut rincian strukturnya:

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved