Lion Air JT610 Jatuh

Ini Tata Cara Pengembalian Jenazah Korban Lion Air PK-LQP Bila Kembali Teridentifikasi

Selain Kepala Instalasi RS Polri Kramat Jati, ada tiga orang lainnya yang kemungkinan akan menghubungi pihak keluarga bila proses identifikasi rampung

Ini Tata Cara Pengembalian Jenazah Korban Lion Air PK-LQP Bila Kembali Teridentifikasi
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Kombes Pol Edy Purnomo saat ditemui awak media di RA Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepala Instalasi RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo menyebut, pihak rumah sakit akan langsung menghubungi keluarga apabila ada penumpang Lion Air PK-LQP yang kembali teridentifikasi.

"RS Polri akan menghubungi via telepon langsung kepada pihak keluarga," ucapnya saat ditemui awak media, Selasa (15/1/2019).

Ia menjelaskan, selain dirinya ada tiga orang lainnya yang kemungkinan akan menghubungi pihak keluarga bila proses identifikasi telah rampung.

Mereka ialah Kombes Pol Sumirat selaku Kabid Pelayanan Dokpol RS Polri Kramat Jati, AKBP Sari Jiwanti selaku Kepala Humas RS Polri Kramat Jati, dan Koordinator Antemortem DVI Mabes Polri Kombes Pol Saljiyana.

"Hanya empat orang itu, jadi mohon tidak menerima telepon dari yang lain," ujarnya saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Meski demikian, Edy enggan menjelaskan lebih jauh soal proses seremonial penyerahan jenazah dari pihak rumah sakit kepada keluarga apabila nanti berhasil teridentifikasi.

"Kalau kemarin seremonial serah terima dalam rangka operasi DVI, nah saat ini kami belum dapat arahan lebih lanjut," kata Edy.

Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil menemukan tulang belulang seberat tujuh kilogram yang diduga merukan bagian tubuh dari penumpang Lion Air PK-LQP.

Tujuh kilogram bagian tubuh korban itu ditemukan dari dasar laut ketika penyelam berusaha mencari CVR di kedalaman lebih kurang 33 meter di dasar laut perairan Tanjung Karawang.

RS Polri sendiri pada Senin (14/1/2019) malam sekira pukul 21.17 WIB telah menerima empat kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga penumpang pesawat nahas yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2018 lalu di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved