Pilpres 2019

Dandim Depok Jamin Netralitas Jajarannya Dalam Pemilu 2019

Dandim 0508 Depok Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar mengatakan tak bakal meminjamkan operasianal Kodim 0508 Depok untuk dipakai dalam kampanye

Dandim Depok Jamin Netralitas Jajarannya Dalam Pemilu 2019
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dandim 0508 Depok Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar saat ditemui di Makodim 0508 Depok, Minggu (20/1/2019). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Dandim 0508 Depok Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar menjamin seluruh jajaran Kodim 0508 Depok yang dipimpinnya berisikap netral dalam Pemilu 2019 yang berlangsung April 2019 mendatang.

Tak hanya dilarang terlibat dalam segala aktivitas politik, Siregar mengatakan tak bakal meminjamkan operasianal Kodim 0508 Depok untuk dipakai dalam kegiatan kampanye.

"Prajurit tidak boleh berpolitik, itu sudah diatur dalam UU. Jangankan berpolitik, kendaraan operasional seperti truk saja itu tidak boleh dipinjamkan untuk dipakai dalam kegiatan kampanye," kata Siregar di Makodim 0508 Depok, Minggu (20/1/2019).

Digosipkan dengan Julie Estelle Seusai Digugat Cerai Gisel, Gading Marten Beberkan Faktanya

Dalam pesta demokrasi, lanjut Siregar, hanya keluarga prajurit saja yang memiliki hak pilih sehingga dapat menentukan siapa yang sosok jadi pemimpin.

Sementara prajurit aktif seperti dirinya tak berhak memilih dan mempengaruhi keluarganya karena bekerja bukan untuk satu kelompok saja, melainkan bangsa.

"Yang berhak memilih itu hanya keluarga prajurit. Jadi istri sama anak saja, kalau mereka juga prajurit ya juga enggak boleh memilih. Karena TNI bukan milik satu kelompok," ujarnya.

Menanggapi pihak yang meragukan netralitas TNI karena adanya purnawirawan yang terjun ke politik, Siregar menegaskan anggota TNI tak bisa diperintah, sekalipun oleh purnawirawan.

Dia mengakui purnawirawan berhak dihormati atas segala jasanya, namun tak sedikit pun mereka berhak memerintah prajurit aktif yang masih mengemban tugas.

"Purnawirawan harus dihormati atas semua jasanya. Tapi mereka tidak bisa memerintah prajurit aktif. Karena ketika mereka (Purnawirawan) masih aktif, mereka juga tidak boleh terlibat kegiatan politik," tuturnya.

Jokowi Bahas Usaha Anaknya ke Boy William, Kaesang Pangarep Komplain: Bukan Pisang Goreng

Perihal stabilitas keamanan di Depok selama Pemilu, Siregar mengatakan telah meminta jajarannya hingga Babinsa di setiap 63 Kelurahan yang ada untuk mengantisipasi adanya konflik politik.

Dia meminta jajarannya mewaspadai adanya 'kelompok' dari luar Kota Depok yang menyusup dan memperkeruh suasana Pemilu 2019, baik sebelum hingga saat penghitungan suara berlangsung.

"Semua sudah dikerahkan hingga ke tingkat Kelurahan, seluruh Babinsa wajib memantau keamanan di wilayahnya. Ini untuk mengantisipasi adanya pihak luar yang berpotensi mempengaruhi agar terjadi konflik," lanjut Siregar.

Setahun Tak Bersua, Iqbaal Ramadhan Mengingat Baik Kalimat Pertama yang Diucapkan Vanesha Prescilla

Penulis: Bima Putra
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved