37 Reka Adegan Diperagakan saat Rekonstruksi Penembakan Anggota TNI di Jatinegara

Adegan tersebut diperagakan di beberapa lokasi berbeda, seperti di kawasan Pinang Ranti, Jalan Otista Raya, Jalan Jatinegara Barat

37 Reka Adegan Diperagakan saat Rekonstruksi Penembakan Anggota TNI di Jatinegara
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Reka Adegan saat rekonstruksi penembakan Anggota TNI AD Letkol CPM Dono Kuspriyanto di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sebanyak 37 adegan diperagakan saat rekonstruksi penembakan Letkol CPM Dono Kuspriyanto oleh Serda Jhoni Risdianto.

Adegan tersebut diperagakan di beberapa lokasi berbeda, seperti di kawasan Pinang Ranti, Jalan Otista Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jembatan Tong Tek.

"Ada 37 adegan sampai dengan akhir. Awalnya dia (pelaku) start dari (tempat) temannya di Pinang Ranti," ucap Dansat Denpomau Letkol Andi Sultan, Selasa (22/1/2019).

Dari daerah Pinang Ranti, pelaku menuju Jatinegara melalui Jalan Otista Raya, kemudian Jalan Jatinegara Barat.

"Berdasarkan fakta yang ada, pelaku dan korban terlibat selisih lantaran terserempet di Jalan Otista," ujar kepada wartawan.

"Kemudian berlanjut sampai dengan penembakan," tambahnya.

Dikatakan Andi, setelah melakukan penembakan, pelaku langsung kabur melarikan diri menggunakan ojek yang ia sewa di dekat Jembatan Tong Tek, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sederet Fakta Dugaan Sabu Dalam Tas di KRL, Sempat Diduga Tawas Hingga Penjelasan PT KCI

"Karena posisi motor (pelaku) tertabrak mobil dan enggak bisa keluar dari kolong depan mobil, dia mengambil helm lalu naik ojek menuju tempat persembunyiannya," kata Andi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Letkol CPM Dono Kuspriyanto tewas bersimbah darah di dalam mobil yang ia kemudiakan pada 25 Desember 2018 lalu di Jalan Jatinegara Barat, tepat di depan Sekolah Santa Maria Fatima, Jatinegara, Jakarta Timur.

Korban tewas setelah diberondong sembilan tembakan oleh pelaku menggunakan pistol jenis Glock 19.

Tak lama setelah kejadian tersebut, Serda Jhoni langsung diamankan oleh Denpomau sekira pukul 04.00 WIB di Jalan Jengki, Makasar, Jakarta Timur.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved