Waspada Cuaca Ekstrem di Tangerang Raya Hingga Awal Februari

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tangerang Raya diperkirakan akan terus diguyur hujan hingga awal Februari 2019.

Waspada Cuaca Ekstrem di Tangerang Raya Hingga Awal Februari
Warta Kota/Henry Lopulalan
Cuaca ekstrim 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Cuaca ekstrem sedang melanda Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Curah hujan dalam intensitas tinggi dapat memicu bencana banjir dan banjir rob terutama di wilayah pesisir Kota Tangerang.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tangerang Raya diperkirakan akan terus diguyur hujan hingga awal Februari 2019.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang, Fauzik Darmawan menerangkan, besok pada Rabu (23/1/2019) Kota Tangerang akan diguyur hujan lebat.

Menurut Fauzik, diprediksi terjadi hujan lokal besok pada pukul 10.00 WIB sedangkan, hujan akan merata pada pukul 13.00 WIB hingga 01.00 WIB.

"Dari prakiraan, berpotensi hujan sampai hari Kamis. Data akan diupdate terus. Puncak musim hujannya diprediksi akhir Januari sampai awal Februari," jelas Fauzik saat dikonfirmasi, Selasa (22/1/2019).

Ia melanjutkan, suhu di Kota Tangerang mencapai 25 derajat Celcius dan status kelembapan mencapai 98 persen.

"Hujan seperti ini memang sudah waktunya memasuki musim penghujan bukan faktor lain. Cuma karena sudah musimnya," jelas Fauzik.

Ia mengimbau masyarakat untuk melakukan pembersihan lingkungan secara intensif.

Satgas Antimafia Bola Periksa Vigit Waluyo di Lapas Sidoarjo

Hal itu untuk mengantisipasi adanya banjir di Tangerang, karena saat ini di wilayah Bogor mengalami banjir karena hujan deras diikuti penyempitan saluran pembuangan air.

"Imbauan agar masyarakat dapat mengantisipasi genangan air, bersih-bersih lingkungan harus ditingkatkan," imbaunya.

Sedangkan, menurutnya potensi pasang maksimum terkait fenomena supermoon pada hari ini pukul 20.00 WIB.

Masih kata Fauzik, fenomena supermoon yanv dapat memicu banjir rob tidak perlu dikhawatirkan sebab, potensi pasang maksimum telah terjadi dan kini berlangsung membaik.

"Sudah kemarin maksimumnya. Sekarang masih ada tetapi berangsur-angsur menurun dan membaik," tegas Fauzik.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved