Ini Penjelasan Pelatih Bulutangkis Agus Dwi Santoso Pilih Latih Timnas Thailand

Sebelumnya ada dua negara lagi yakni India dan Hong Kong yang menginginkan jasanya. Akan tetapi, Agus lebih memilih Thailand.

Ini Penjelasan Pelatih Bulutangkis Agus Dwi Santoso Pilih Latih Timnas Thailand
Warta Kota/Banu Adikara
Agus Dwi Santosa 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso sudah tak lagi melatih para pebulutangkis Korea.

Kemudian, dirinya memilih Thailand untuk melanjutkan karirnya di luar negeri. 

Sebelumnya ada dua negara lagi yakni India dan Hong Kong yang menginginkan jasanya. Akan tetapi, Agus lebih memilih Thailand.

Pria kelahiran Malang itu pun membeberkan mengapa dirinya lebih memilih Thailand dibanding dua negara tersebut.

“Kemarin ada tiga negara yang minta saya, ada India, Hong Kong dan Thailand. Tapi first respons itu Thailand, karena ada rekasi juga, dalam lima hari itu Presidennya minta ketemu kita, terus runding gitu, dia bilang bahwa butuh waktu satu hari untuk rundingan,” katanya.

“Akhirnya semua oke tapi yang belum deal masalah salary nya. Mereka minta sama dengan Korea tapi saya minta lebih. Seminggu kemudian dikasih kabar. Mereka naikan (gaji), saya agak turun dikit, yasudah akhirnya ketemu,” kata Agus saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Di Thailand, pelatih yang juga pernah berkarir di Pelatnas PBSI itu hanya melatih sektor tunggal putra dan putri yang dihuni tujuh atlet.

Kapalas Cipinang: Ahok Sudah Kembali kepada Keluarganya

Ketujuh atlet yang ia tangani ialah Kantaphon Wangcharoen, Khosit Phetpradab, Suppanyu Avihingsanon, Nipitphon Phuangphuapet, Busanan Ongbamrungphan dan Nitchaon Jindapol.

Sementara itu, mengenai target, Agus mengatakan bahwa sudah ada dari federasi Thailand (BAT), dan dalam jangka waktu dekat ini ia akan lebih fokus menerapkan program latihan kepada anak asuhnya tersebut.

“Ya kalau target sudah ada, biasa lah. Cuma ini kan saya datang ke sini masih baru, latihan juga seminggu. Pertandingan baru Thailand, Malaysia dan sekarang Indonesia. Sementara masih lihat-lihat keadaan atlet gimana. Setelah ini (Indonesia Masters) kita pulang, kemudian latihan lima minggu untuk persiapan  All England dan Swiis,” tutupnya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved