Kini Latih Thailand, Pelatih Bulutangkis Agus Dwi Santoso Beberkan Alasannya Keluar dari Korea

Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso sudah tak lagi melatih tim Korea. Kini, ia melatih Thailand. Apa alasannya?

Kini Latih Thailand, Pelatih Bulutangkis Agus Dwi Santoso Beberkan Alasannya Keluar dari Korea
Tribunnews.com/Abdul Majid
Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso setelah menemani anak asuhnya berlaga di Indonesia Masters 2019, Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih bulutangkis asal Indonesia, Agus Dwi Santoso sudah tak lagi melatih tim Korea.

Per Januari ini, pelatih berperakawan gempal itu berlabuh ke Thailand untuk melatih di sektor tunggal putra dan putri.

Mengenai keluarnya dari Korea, ia pun bercerita karena ada permasalahan di internal federasi bukutangkis Korea, yang kemudian disikapi dengan solidaritas - keluar secara bersama-sama yang dilakukan tujuh pelatih lainnya termasuk Agus.

“Kan kemarin ada masalah semua pelatih resend, tujuh pelatih tanda tangan semua. Intinya itu kita solider. Jadi waktu Asian Games kemarin presiden (federasi) mengarahkan pakai pemain muda, setelah gagal jadi dia yang disalahkan, kita ya solider lah istilahnya,” kata Agus setelah menyaksikan anak asuhnya berlaga di Indonesia Masters 2019, Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Meski demikian, Agus sebenarnya tidak ingin keluar dari Korea, karena ia sudah merasa nyaman begitu juga dengan para pemainnya yang memintanya untuk tetap berada di sana hingga Olimpiade 2020.

“Tapi sebenarnya saya tidak ada pikiran untuk keluar, kan kita di sana enjoy, atletnya juga bisa menerima, mereka juga minta saya sampai ke Olympic,” ujarnya.

Setelah tak lagi melatih tim Korea. Agus langsung diminta tiga negara: Thailand, India dan Hongkong.

Namun, pilihan Agus jatuh ke Thailand yang menurutnya punya keseriusan lebih bagus daripada dua negara lainnya.

Ini Penjelasan Pelatih Bulutangkis Agus Dwi Santoso Pilih Latih Timnas Thailand

Pebulutangkis Junior Leo/Indah Juara WJC 2018, Nazar Jalan Kaki 9 km Pun Tak Terasa

“Setelah dari Korea, ada tiga negara yang minta saya ada India, Hong Kong dan Thailand. Tapi first respons itu Thailand, karena ada keseriusan juga,” pungkasnya.

Semenata itu, di tim Thailand, Agus menangani tujuh atlet yakni Kantaphon Wangcharoen, Khosit Phetpradab, Suppanyu Avihingsanon, Nipitphon Phuangphuapet, Busanan Ongbamrungphan dan Nitchaon Jindapol. (Tribunnews.com, Abdul Majid)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved