MRT Jakarta Tempatkan 16 Gerai UMKM di Lima Stasiun, Ini Persyaratan Bagi Pengusaha

PT. MRT Jakarta telah menyiapkan sejumlah titik strategis untuk ditempati oleh 16 gerai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ibu Kota.

MRT Jakarta Tempatkan 16 Gerai UMKM di Lima Stasiun, Ini Persyaratan Bagi Pengusaha
ISTIMEWA
Uji Coba rangkaian kereta pertama MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT. MRT Jakarta telah menyiapkan sejumlah titik strategis untuk ditempati oleh 16 gerai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ibu Kota.

Titik strategis tersebut adalah Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Stasiun Haji Nawi, Stasiun Blok A, dan Stasiun Dukuh Atas.

"Ini sebagai bentuk dukungan dan keberpihakan penuh MRT kepada pengembangan UMKM. Lima stasiun tersebut itu Lebak Bulus enam gerai, Fatmawati enam gerai, Haji Nawi satu gerai, Stasiun Blok A satu gerai, dan Stasiun Dukuh Atas dua gerai," kata Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta Ghamal Peris, dalam keterangannya, Kamis (24/1/2019).

Para pengusaha UMKM, terpilih berdasarkan proses seleksi yang bekerjasama dengan kurator Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) RI.

Tahapan pengumuman dan pendaftaran tersebut, dimulai sejak Januari 2019 ini.

Setelah itu, para pengusaha UMKM diharapkan bisa menempati tempat yang sudah disediakan pada tanggal 18 Februari 2019 mendatang.

"Ya, diharapkan pada 18 Februari 2019 seluruh UMKM yang akan menempati stasiun MRT Jakarta telah ditetapkan. Sehingga ketika MRT Jakarta beroperasi pada Maret 2019, gerai ini pun telah beroperasi," tutur Ghamal.

MRT Jakarta Kerja Sama dengan Kodam Jaya, Pastikan Tak Lagi Ada Vandalisme

Ajak Masyarakat Umum, MRT Jakarta Gelar Ujicoba Tanggal 26 Februari 2019

Adapun sejumlah kriteria khusus bagi para pengusaha UMKM yang ingin menempati stasiun-stasiun MRT tersebut:

1. UMKM belum memiliki waralaba.
2. Hanya dari katagori sektor kuliner, fashion, dan kriya.
3. Milik warga negara Indonesia.
4. Tidak memiliki toko di pusat perbelanjaan kategori A.
5. Tidak menggunakan peralatan membahayakan stasiun MRT.
6. Memiliki laporan keuangan toko atau jenama (brand) selama satu tahun terakhir.
7. Siap membuka gerai mulai pukul 5.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved