HUT ke-70 Maskapai Garuda, Direktur Utama Ibaratkan dengan Starbucks

Sejumlah kru Garuda yang turut hadir, mengenakan pakaian vintage era 80-90-an, sekaligus mengenang romantisme masa jaya maskapai plat merah itu.

HUT ke-70 Maskapai Garuda, Direktur Utama Ibaratkan dengan Starbucks
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Maskapai Garuda Indonesia merayakan hari jadinya yang ke 70 tahun, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hari ini, Sabtu (26/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Maskapai Garuda Indonesia merayakan hari jadinya yang ke 70 tahun, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hari ini, Sabtu (26/1/2019).

Perayaan sederhana dengan simbolis tiup lilin oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, atau yang biasa disapa Ari Askhara, berlangsung ceria sekaligus penuh tawa.

Sejumlah kru Garuda yang turut hadir, mengenakan pakaian vintage era 80-90-an, sekaligus mengenang romantisme masa jaya maskapai plat merah itu.

Ari, sang Direktur berbicara kepada awak media mengenai brand Garuda.

Sore Ini Jelang Malam Hari, BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Ibukota Hujan Disertai Kilat dan Angin

Baginya, Garuda sudah tidak pada level memperhitungkan naik turunnya harga tiket pesawat.

"Seperti saya bilang tadi, Garuda itu bukan masalahnya lagi, bukan masalah harga naik atau apa, tapi kami menjual brand," ujar Ari.

Ia menggambarkan brand seperti pengalaman penumpang ketika memilih menggunakan Garuda.

Para penumpang yang senang dan puas dengan pelayanan Garuda, maka mereka tidak lagi mementingkan harganya.

"Brand itu kalau orang sudah fanatik, bayar berapapun dia enggak masalah. Itulah brandnya Garuda," jelasnya.

Ahok Buka-bukaan Soal Mantan Istrinya yang Menolak Dikawal, Hingga Sang Ibu yang Sudah Kenal Puput

Ari menggambarkan Garuda seperti Starbucks di dunia kopi. Ia kerap dikunjungi dan dibeli, bukan karena kopinya semata, melainkan karena gengsi dan standardnya.

"Seperti kalian ke Starbucks, kalian kan enggak beli kopinya, taapi kalian beli standardisasinya kan, kalian beli gengsinya. Nah itu yang kami ingin. Makanya kita di Garuda, segmen itu sudah tinggi," katanya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved